toefl itp 1

Memahami TOEFL ITP dan Perbedaannya

Posted on

TOEFL ITP – Salah satu tes kecakapan bahasa Inggris yang banyak digunakan adalah Test Of English as a Foreign Language atau TOEFL. Ada banyak jenis TOEFL, mulai dari CBT yang sudah tidak digunakan hingga iBT yang terbaru. Sementara itu, di Asia terutama di Indonesia, terdapat jenis TOEFL ITP. Apa itu TOEFL ITP?

Pengertian TOEFL ITP

TOEFL ITP adalah adalah jenis TOEFL yang berlaku secara regional, khususnya di wilayah Asia dan lingkup negara masing-masing. Di Indonesia, TOEFL ITP dikelola oleh badan resmi yang bekerja sama dengan ETS, yaitu bernama IIEF atau the Indonesian International Education foundation.

Baca Juga  TOEFL Preparation Jakarta Terpopuler Paling Dicari

TOEFL jenis ITP ini umumnya dikerjakan menggunakan media kertas atau PBT. Karena hari ini TOEFL umumnya dilakukan secara iBT atau internet Based Test dan hanya TOEFL ITP yang menerapkan Paper Based Test, maka TOEFL PBT dan TOEFL ITP kerap disamakan. Sebenarnya tidak demikian.

Kepanjangan dari TOEFL ITP adalah Test of English as Foreign Language Institusional Testing Program. Sering juga disebut sebagai ITP TOEFL dengan ditambah teknik pengerjaan tesnya, seperti ITP TOEFL-PBT. ITP TOEFL-PBT artinya jenis TOEFL ITP yang dikerjakan dengan media kertas.

Jangan keliru, TOEFL ITP bukanlah jenis TOEFL berdasarkan teknik pengerjaan seperti TOEFL iBT, PBT, atau CBT, melainkan berdasarkan badan penyelenggaranya. TOEFL ITP adalah sebuah format khusus TOEFL untuk masyarakat di wilayah Asia yang dikelola oleh institusi di dalam negara tersebut.

toefl itp

Pengawasan TOEFL ITP dilakukan dan diselenggarakan oleh Education Testing Service yang merupakan lembaga penyelenggara TOEFL resmi di Amerika. Namun, ETS akan menunjuk lembaga penyelenggara lain di masing-masing negara yang menyediakan TOEFL ITP.

Diperkirakan ada sekitar 190 lembaga di Indonesia yang melegalkan penggunaan TOEFL ITP. Lembaga yang banyak melegalkan TOEFL ITP terdiri dari pusat bahasa, badan beasiswa, perusahaan, kementerian, SLTA, dan yang paling banyak adalah universitas.

Terhitung selalu ada 10 persen kenaikan peminat ujian TOEFL ITP setiap tahunnya, sejak tahun 2013 yang lalu. Akan tetapi, IIEF atau the Indonesian International Education foundation masih belum bisa menangani sertifikat palsu yang kini semakin banyak beredar.

Perbedaan TOEFL ITP dengan TOEFL lain

Perbedaan antara TOEFL (iBT, PBT, CBT) dengan TOEFL ITP adalah skala berlakunya. TOEFL (iBT, PBT, CBT) yang bisa kita sebut sebagai TOEFL internasional akan dapat digunakan di berbagai negara dan berbagai institusi. Sementara itu, TOEFL ITP hanya dapat digunakan di dalam negeri dan untuk beberapa keperluan saja, seperti syarat wisuda di sebuah universitas.

Sekilas, TOEFL ITP hampir sama dengan TOEFL PBT yang sama-sama menggunakan media kertas. Namun, TOEFL PBT tidak memiliki bagian writing pada struktur soal tesnya. Oleh sebab itu, jenis TEOFL ITP ini lebih sering digunakan oleh kalangan non profesional.

Masa Belaku:
Sama dengan jenis TOEFL Internasional, masa berlaku sertifikat ITP TOEFL adalah 2 tahun. Namun, area berlakunya ITP TOEFL jauh lebih kecil. Sertifikat ITP bisa hanya berlaku di lingkup universitas, tempat kerja, atau tataran jenis pekerjaan tertentu.

Biaya Tes:
TOEFL ITP banyak dipilih adalah karena merupakan salah satu jenis tes kecakapan berbahasa Inggris yang paling murah, yang terhitung resmi. Biaya untuk mengikuti tes TOEFL ITP hanya berkisar antara Rp450.000 hingga Rp600.000.

Bahkan, tes yang dilakukan bersama-sama atau dalam jumlah peserta yang banyak, bisa jauh lebih murah. Yang pasti, biaya mengikuti tes TOEFL ITP tiga kali lebih murah dibanding TOEFL internasional seperti TOEFL iBT, CBT, PBT.

Kegunaan:
Jika TOEFL iBT, CBT, PBT dapat digunakan untuk hampir semua keperluan baik di dalam negeri atau di luar negeri, TOEFL ITP di Indonesia umumnya hanya berfungsi sebagai berkas kelengkapan lamaran kerja (perusahaan swasta, BUMN, dan PNS). Bisa juga untuk melamar beasiswa dalam negeri.

Dalam kesempatan yang langka, TOEFL ITP juga masih bisa digunakan untuk mendaftar program beasiswa fulbright Amerika dan AAS Australia. Sementara universitas luar negeri yang melegalkan penggunaan TOEFL ITP adalah beberapa universitas di Korea, Jepang dan Taiwan.

Untuk universitas dalam negeri yang tidak memiliki program tes kecakapan berbahasa Inggris sendiri, umumnya juga akan menggunakan TOEFL ITP ini sebagai syarat kelulusan.

Baca Juga  Apa Itu Sertifikat TOEFL Dan Bagaimana Mendapatkannya

Struktur Soal:
Bagian-bagian soal yang ada di dalamTOEFL ITP hanya terdiri dari tiga bagian. Struktur tersebut berbeda dengan yang ada pada TOEFL iBT, CBT, atau PBT yang memiliki empat bagian. Bagian speaking tidak ada dalam TOEFL ITP.

Bagian-bagian soal yang ada dalam TOEFL ITP adalah listening, structure and written expression, dan reading. Bagian listening comprehension terdiri dari 50 soal dengan 3 tipe percakapan. Bagian structure and written expression terdiri dari 40 soal dengan 2 tipe soal. Bagian reading comprehension terdiri dari 50 soal.

Teknis Pengerjaan:
TOEFL ITP memiliki teknis pengerjaan yang lebih longgar ketimbang TOEFL iBT, CBT, PBT. Proses pengerjaannya mirip seperti ujian nasional tingkat SLTA saja. Terlebih lagi, soal-soal yang ada disajikan dalam format pilihan ganda tanpa perlu menulis atau essay.

Semua soal yang terdapat pada TOEFL ITP berjumlah 140 soal pilihan ganda. Ada sebanyak 50 soal di bagian listening, 40 soal di bagian structure and written expression, dan 50 soal di bagian reading. kita tidak dapat mengambil opsional esai seperti yang ada pada TOEFL iBT, CBT, PBT.

Karena media yang digunakan adalah kertas, maka peserta tes harus membawa peralatan tulis sendiri untuk mengerjakan TOEFL ITP ini.

Skor atau Penilaian:
Penilaian yang diterapkan oleh TOEFL ITP adalah jumlah dalam ukuran ratusan. Skor terendah yang mungkin saja didapatkan oleh peserta bukanlah nol, melainkan 310. Sementara itu, skor tertinggi yang bisa didapatkan oleh peserta tes adalah 677.

Penilaian ini berbeda dengan TOEFL CBT yang menggunakan rentang nilai antara 0 hingga 300, atau TOEFL iBT yang menggunakan rentang nilai 0 hingga 120. Penilaian pada TOEFL ITP sama dengan TOEFL PBT pada umumnya.

Waktu Pengerjaan:
Sebenarnya, lama pengerjaan TOEFL ITP ini tidak jauh berbeda dengan TOEFL lain. Untuk TOEFL iBT atau CBT, waktu yang dibutuhkan untuk ujian adalah 4-5 jam. Waktu tersebut tidak termasuk opsional esai.

Sementara itu, waktu yang bisa digunakan untuk mengerjakan TOEFL ITP adalah 115 menit, yaitu 35 menit untuk mengerjakan listening, 25 menit untuk mengerjakan structure and written expression, dan 55 menit untuk mengerjakan reading.

toefl itp 2

Skor Minimal:
Seperti yang kita ketahui, skor TOEFL bergantung pada institusi yang mensyaratkannya sebagai berkas pendaftaran. Namun, beberapa skor minimal Sertifikat TOEFL ITP yang bisa digunakan adalah sebagai berikut.
1. Skor minamal 500 untuk melamar BUMN.
2. Skor minimal 550 untuk mendaftar beasiswa dalam negeri, seperti LPDP.
3. Skor minimal 450 untuk melamar pekerjaan umum atau PNS.
4. Skor minimal 500 untuk menempuh gelar magister dalam negeri.
5. Skor minimal 530 untuk mendaftar beasiswa DAAD.

Bentuk Sertifikat:
Berbeda dengan sertifikat TOEFL iBT, CBT, PBT yang hanya mengeluarkan satu bentuk sertifikat, TOEFL ITP mengeluarkan empat jenis sertifikat. Sertifikat tersebut akan membedakan kemampuan atau skor penerima sertifikat.

1. Peserta yang berhasil mendapat level C1 Proficient User atau yang berhasil meraih skor sebanyak 627 atau lebih tinggi akan memperoleh sertifikat gold.

2. Peserta yang berhasil mendapat skor lebih dari 543 akan mendapatkan sertifikat silver.

3. Peserta yang berhasil mendapat level B1 independent user atau memperoleh skor lebih dari 460 akan mendapatkan sertifikat bronze.

4. Sementara peserta yang mendapatkan nilai di bawah 460, maka hanya akan mendapatkan sertifikat biasa meskipun juga berbeda dari sertifikat kertas biasa.

Sertifikat yang diberikan kepada peserta di akhir ujian adalah sertifikat yang berasal dari ETS, meskipun penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia adalah IIEF. Ciri sertifikat asli yang dikeluarkan oleh ETS melalui IIEF berdimensi 9,25 cm x 21,75 cm dengan bahan kertas khusus berpengaman yang dapat diterawang.

Itulah tadi beberapa fakta menganai TOEFL ITP, masa berlaku TOEFL, masa berlaku TOEFL ITP, dan lainnya. Untuk kamu yang belum pernah mencoba, sebaiknya ikuti tes sejak sekarang supaya tidak kehabisan jadwal apabila nanti membutuhkan sertifikatnya.

(Visited 26 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *