Memahami Sistem Informasi Manajemen

Posted on

Sistem Informasi Manajemen, atau juga dikenal dalam singkatan dalam bahasa Inggris MIS, adalah sebuah sistem pengendalian internal suatu bisnis. Hal ini dilakukan untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau strategi bisnis tertentu.

MIS tidak dijalankan otomatis software digital secara penuh, melainkan juga membutuhkan keterlibatan manusia. Di dalam MIS terdapat pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen.

Sistem Informasi Manajemen berbeda dengan sistem informasi biasa. Hal itu karena MIS dapat digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional sebuah organisasi.

Berbagai Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Pengertian secara harfiah barangkali masih cukup membingungkan. Perngertian lebih jelas mengenai Sistem Informasi Manajemen dikemukakan oleh beberapa ahli. Beberapa pengertian oleh ahli tersebut adalah sebagai berikut.

1. Azhar Susanto

MIS adalah kumpulan sub sistem/bagian/komponen apa pun, baik fisik maupun non fisik, yang saling berhubungan satu sama lain dan berkenaan dengan pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.

2. Bodnar dan Hopwood

MIS adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data dalam bentuk informasi yang penting.

3. Turban, McLean, dan Waterbe

MIS adalah sebuah sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk suatu tujuan yang spesifik.

4. L. James Havery

MIS adalah sebuah prosedur logis dan rasional guna melakukan atau merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu sama lain.

5. Ludwig Von Bartalanfy

MIS adalah seperangkat unsur yang saling terikat antara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

6. O’brien

MIS adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, kemudian bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.

Proses Sistem Informasi Manajemen

Dari semua pengertian Sistem Informasi Manajemen yang dikemukakan oleh ahli tersebut, pada intinya MIS memiliki tahapan proses yang sama. Tahapan proses yang dimaksud adalah perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.

Nah, berikut ini adalah pengertian dari tiga tahap atau proses yang ada dalam Sistem Informasi Manajemen tersebut.

1. Perencanaan

Yaitu formulasi terperinci untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Perencanaan berisi penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan.

2. Pengendalian

Yaitu aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan setelah perencanaan.

Baca Juga  Biaya Kuliah di Singapura

3. Pengambilan Keputusan

Yaitu proses pemilihan satu dari berbagai alternative atau satu dari beberapa rencana yang ada.

Bagian Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen tidak berdiri tunggal. Di dalamnya terdapat beberapa kumpulan dari sistem informasi. Berikut ini adalah berbagai sistem informasi yang merupakan bagian dari Sistem Informasi Manajemen.

1. Accounting Information Systems, yaitu sistem yang menyediakan informasi dan transaksi keuangan.

2. Academic Information Systems, yaitu sistem yang menyediakan informasi tentang proses pendidikan yang sedang berjalan di suatu akademi/sekolah/perguruan.

3. Marketing Information Systems, yaitu sistem yang menyediakan informasi untuk kegiatan pemasaran.

4. Inventory Management Information Systems

5. Personal Information Systems

6. Distribution Information Systems

7. Purchasing Information Systems

8. Treasury Information Systems

9. Credit Analysis Information Systems

10. Research And Development Information Systems

11. Software Analysis Information Systems

12. Engineering Information Systems

13. Hospital Information Systems, yaitu sistem yang digunakan untuk mengolah informasi mengenai pasien dan pencatatannya di rumah sakit.

Manfaat Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen tentu dibuat untuk melakukan hal bermanfaat, baik bagi pihak manajemen maupun untuk organisasi. Nah, manfaat secara umum Sistem Informasi Manajemen adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara lebih akurat dan realtime atau cepat. Hal inilah yang mendasari pentingnya sebuah sistem harus dijalankan.

2. Memudahkan pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang dinaungi atau dikoordinasi.

3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dengan cara menerapkan unit sistem kerja yang terkoordinasi dan sistematis. Sistem yang baik membuat bagian yang dikoordinasi menjadi lebih terdidik.

4. Meningkatkan produktivitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi. Hal ini tentu karena dengan MIS kita tidak memerlukan lebih banyak lagi tenaga manual.

Manfaat dari Sistem Informasi Manajemen tentu akan bergantu di mana hal itu diterapkan dan tujuan apa yang diharapkan. Oleh karena itu, ada manfaat-manfaat yang lebih spesifik.

Penerapan Sistem Informasi Manajemen

Melalui berbagai penerapannya, kita dapat lebih mudah memahami apa itu sebenarnya Sistem Informasi Manajemen. Nah, berikut ini adalah beberapa nama dan contoh penerapan MIS dalam kasus langsung.

1. Supply Chain Management (SCM)

Sistem SCM dapat mengintegrasikan data-data manajemen suplai bahan baku mulai dari pemasok, produsen, pengecer, hingga ke konsumen yang paling akhir.

Baca Juga  Sejarah Internet di Indonesia Tahun ke Tahun

2. Transaction Processing System (TPS)

TPS digunakan dalam memproses data berjumlah besar atau transaksi yang banyak dan rutin. Misalnya, digunakan dalam manajemen gaji dan inventaris.

3. Office Automation System (OAS)

OAS digunakan untuk memperlancar komunikasi antar departemen di dalam sebuah perusahaan. Caranya adalah dengan mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan.

4. Knowledge Work System (KWS)

KWS berguna dalam mengintegrasikan satu informasi baru ke dalam organisasi atau entitas. Pengetahuan baru yang diselaraskan akan membuat perusahaan menjadi lebih terkontrol.

5. Informatic Management System (IMS)

IMS digunakan untuk mendukung berbagai lapisan tugas dalam organisasi, menganalisis pembuatan keputusan, dan menyatukan beberapa fungsi informasi dengan program komputerisasi seperti e-procurement.

6. Decision Support System (DSS)

DSS digunakan untuk membantu manajer dalam mengambil keputusan. Caranya adalah dengan mengamati lingkungan di dalam perusahaan. Misalnya, penggunaan link elektronik.

7. Expert System (ES) dan Artificial Intellegent (AI)

Kedua sistem ini menggunakan kecerdasan buatan yang fungsi utamanya menganalisis pemecahan masalah dengan menggunakan pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Misalnya, sistem jadwal mekanik.

8. Group Decision Support System (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work System (CSCWS)

GDSS digunakan untuk mencari solusi permasalahan melalui pengumpulan pengetahuan dalam suatu kelompok, bukan per individu seperti DSS. Umumnya, sistem ini berbentuk kuesioner, konsultasi, dan skenario. Misalnya, e-government.

9. Executive Support System (ESS)

Sistem ini digunakan untuk membantu manajer berinteraksi dengan lingkungan perusahaan. Lazimnya, hal ini dilakukan menggunakan bantuan grafik atau pendukung komunikasi lainnya.

10. Enterprise Resource Planning (ERP)

Meskipun ada juga perusahaan dalam skala kecil yang dapat menerapkan sistem ERP ini, namun umumnya banyak digunakan oleh perusahaan besar. Sistem ERP digunakan untuk mengelola dan melakukan pengawasan antar unit yang terintegrasi di dalam sebuah perusahaan.

Itulah tadi uraian mengenai Sistem Informasi Manajemen. Pemanfaatan MIS sangat penting dalam mengolah data atau pemrosesan data yang rumit. Lagipula, kita tidak dapat terlepas dari sistem ketika menjalankan organisasi. Sistem yang lebih termanajemen akan lebih menguntungkan.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *