pengertian konten 2

Pengertian Konten Dalam Bidang Marketing Tahun 2020

Posted on

Pengertian Konten – Secara harfiah, konten adalah isi. Namun, apa dan bagaimana isi yang dimaksud dalam pengertian konten masih perlu dipahami lebih dalam. Apalagi, penggunaan internet telah menambah keberagaman makna konten. Istilah dan pengertian konten terlalu melekat pada dunia media masa, padahal dunia marketing telah menggunakan istilah konten sebagai sesuatu yang penting.

Pengertian Konten

Konten adalah sebuah nilai yang dikirim oleh kreator dan didapat oleh penerima. Dengan demikian, isi yang dimaksud dalam arti konten merujuk pada “informasi”. Media memberikan pengaruh pada pembentukkan konten. Dengan kata lain, media yang digunakan untuk penyampaian konten akan memengaruhi bagaimana penerima dalam mempersepsikan konten.

Secara konvensional konten akan diedit dan dirancang oleh penulis, editor bahasa, atau pihak pembuat konten lainnya. Namun, kini tidak semua konten informasi mengharuskan penulisan dan pengeditan yang rumit dan kreatif. Kini konten bukan lagi produk dari sumber yang memiliki reputasi. Kemajuan teknologi informasi mengubah bahwa inti dari konten bukan lagi pada nilainya, tetapi pada kelangsungan dan kesukaan.

Di sisi lain, teknologi dapat meningkatkan nilai konten dengan cara-cara tertentu, seperti memformat, memfilter, dan menggabungkan sumber konten. Nilai dalam konten akan diolah melalui pengerjaan ulang elektronik yang bersifat dinamis dan real-time. Oleh karena itu, lembaga yang dulu berfokus pada penerbitan materi cetak, kini menerbitkan basis data dan software untuk menggabungkan konten dari berbagai sumber untuk menarik penikmat konten.

Konten dalam Pemasaran

Selain pada media, konten juga sudah sangat akrab digunakan pada dunia pemasaran, yaitu content marketing atau konten pemasaran. Content marketing adalah bentuk pemasaran yang berfokus pada membuat, menerbitkan, dan mendistribusikan konten untuk audiens yang ditargetkan secara online. Tujuan dari pemasaran menggunakan konten adalah sebagai berikut.

1. menarik perhatian dan menghasilkan instruksi yang dipatuhi
2. Memperluas basis pelanggan
3. menghasilkan atau meningkatkan penjualan online
4. meningkatkan kesadaran atau kredibilitas sebuah merk
5. memantik dan berusaha melibatkan komunitas pengguna online

Pemasaran berupa konten adalah bagian yang membantu perusahaan untuk menciptakan loyalitas konsumen pada merk secara berkelanjutan, memberikan informasi berharga kepada konsumen, dan menciptakan keinginan untuk membeli produk dari perusahaan di masa yang akan berlangsung. Berbeda dengan teknik-teknik konvensional, bentuk pemasaran melalui konten yang relatif baru ini tidak melibatkan penjualan secara langsung.

Hal itu karena fokus yang diambil adalah membangun kepercayaan dan hubungan dengan calon kunsumen. Tidak seperti bentuk pemasaran lainnya, konten pemasaran bergantung pada antisipasi dan pemenuhan kebutuhan pelanggan pada informasi. Ketika sebuah bisnis mengejar pemasaran konten, pertama-tama fokus utamanya adalah kebutuhan calon pelanggan atau pelanggan.

Setelah bisnis mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, informasi dapat disajikan dalam berbagai format. Format-format yang dapat digunakan adalah seperti berita, infografis, buletin email, studi kasus, podcast, panduan cara, artikel tanya jawab, foto, blog, dll. Media yang digunakan bisa berupa video, kertas putih, e-book, dan sebagian besar format ini berada pada saluran digital.

pengertian konten

Mengukur Konten Pemasaran

Pemasaran secara konvensional dapat dengan mudah diukur, yaitu dari aktivitas fisik yang dilakukan seperti berapa banyak calon konsumen dijangkau atau bahkan angka transaksi. Namun, bagaimana konten pemasaran? Ukuran untuk menentukan keberhasilan sebuah konten pemasaran sering dikaitkan dengan tujuan awal marketing itu dibuat. Beberapa alat ukur yang sering digunakan dalam pemasaran konten adalah sebagai berikut.

1. Kesadaran dan Visibilitas Merk

Pemilik bisnis akan memperhatikan peningkatan volume pengunjung dan kualitas interaksi yang terjadi. Ukuran volume yang umumnya digunakan adalah seperti berapa jumlah pengunjung ke suatu halaman dan jumlah email yang dikumpulkan. Selain itu, lama waktu yang dihabiskan untuk tinggal di sebuah halaman dan meng-klik ke halaman lain atau klik foto adalah indikator lainnya yang juga diperhitungkan.

2. Kegunaan Konten Bagi Konsumen

Pelaku bisnis ingin mengukur efek pesan yang diberikan pada konten pemasaran terhadap konsumen. Hal ini mengacu pada umpan balik positif atau negatif yang didapat perusahaan. Hal ini juga mengukur seberapa penting suatu merek bagi konsumen. Dengan kata lain, perusahaan ingin mengetahui apakah reputasi merk mempengaruhi pelanggan untuk melakukan pembelian. Beberapa alat yang dapat digunakan adalah seperti Google Trends, Trendsmap (Twitter) dan lainnya.

3. Keragaman Konsumen

Pelaku bisnis tidak hanya ingin menjangkau konsumen yang loyal, tetapi juga konsumen yang baru. Konsumen baru dipandang memiliki beberapa hal menguntungkan. Oleh sebab itu, meraka harus memperhatikan demografi pengunjung. Hal ini dapat dibuktikan menggunakan cookie, berbagai sumber lalu lintas, perilaku online yang berbeda, dan kebiasaan membeli produk tertentu.

Konten pemasaran digital yang merupakan proses manajemen akan menggunakan peralatan digital melalui berbagai saluran elektronik untuk mengidentifikasi, memperkirakan, dan memuaskan kebutuhan pelanggan. Hal yang berkaitan dengan konten marketing digital tersebut harus dipelihara secara konsisten untuk mengikuti perubahan perilaku pelanggan.

Baca Juga  Strategi Sewa Ruang Meeting di Jakarta

Usaha Meningkatkan Konten Pemasaran

Faktanya, konten yang memiliki kualitas baik tidak selalu dapat membuat konsumen tertarik. Oleh sebab itu, ada beberapa taktik yang perlu dilakukan. Nah, berikut ini adalah beberapa usaha untuk membuat konten pemasaran menjadi lebih efektif.

1. gunakan software yang dapat meningkatkan visibilitas konten
2. banyak mengirim email broadcast
3. buat hubungan yang baik dengan komunitas di dunia maya atau pun dunia nyata
4. jangan ragu membayar atau mengadakan sayembara berhadiah untuk promosi
5. gunakan banyak media sosial untuk menjangkau konsumen dan kaitkan dengan konten
6. buat hubungan dengan influencer yang memiliki masa besar
7. menulis untuk pihak lain

Bentuk Konten Pemasaran di Tahun 2020

pengertian konten instagram

Aktivitas netizen hari ini membuktikan bahwa konten tidak harus berupa tulisan. Blogging merupakan aspek kunci dari konten pemasaran, tetapi hal ini sebenarnya sudah termasuk usang. Target pemasaran kini merupakan pribadi konsumen yang dinamis sehingga konten pemasaran harus menyentuh semua platform media. Beberapa bentuk konten pemasaran adalah sebagai berikut.

1. Podcasts
2. Ebooks
3. Webinars
4. TedTalks
5. Social Media Posts
6. Email Campaigns
7. Influencer Updates
8. Online courses
9. Videos Live-streaming
10. Content that is voice search-optimized
11. Augmented Reality (AR) experiences
12. One-to-one conversations melalui alat seperti Facebook Messenger
13. dan lainnya

Dari berbagai bentuk pemasaran konten tersebut akan ada banyak format-format konten pemasaran. Indonesia sebagai salah satu pengguna internet terbesar di dunia telah diperhatikan selalu meniru penggunaan format konten yang ada di Amerika. Sebuah format konten yang banyak digunakan di Amerika tahun ini akan digunakan pada tahun depan di Indonesia.

Itulah tadi uraian mengenai pengertian konten dilihat dari beberapa sisi. Karena digunakan pada banyak bidang, maka arti konten bisa berbeda-beda pula. Namun, yang pasti konten adalah nilai yang terkandung dalam sebuah hasil cipta manusia pada media tertentu dengan tujuan tertentu.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *