kursus cpns

Memilih Tempat Kursus CPNS Yang Handal Mengajar

Posted on

Kursus CPNS – Setiap kali dibuka pendaftaran CPNS, pelamar di berbagai bidang dan departemen tidak pernah berjumlah sedikit. Ada banyak sekali peminat karir CPNS karena dianggap memiliki masa depan yang baik. Bahkan, tempat-tempat kursus CPNS akan dipenuhi oleh pelamar

Namun, memilih tempat kursus CPNS tidaklah mudah. Ada banyak tempat khusus CPNS yang hanya menggunakan materi asal-asalan. Selain itu, ada banyak juga tempat kursus CPNS yang dibimbing oleh seseorang bukan CPNS alias tidak pernah menghadapi soal-soal CPNS dengan nilai memuaskan.

Baca Juga  Belajar Bahasa Inggris Bisnis dan Pilihan Tempat Kursus

Tips Memilih Tempat Kursus CPNS

Berbeda dengan beberapa tes lainnya, tes CPNS hanya diadakan dalam kurun waktu tertentu yang tidak pasti. Oleh sebab itu, kita harus memastikan masuk ke tempat kursus CPNS yang bermutu.

Beberapa kriteria tempat khusus CPNS yang harus ada dalam sebuah tempat kursus CPNS bermutu adalah sebagai berikut.

a) Memiliki atau menyediakan perangkat keras yang sesuai dengan perangkat keras untuk tes CPNS secara real atau sungguhan.

b) Jangan masuk ke tempat kursus CPNS yang menggunakan alat belajar kertas, karena tes CPNS dilakukan dengan perangkat komputer atau CAT.

c) Kesampingkan kenyamanan tempat, utamakan alat-alat belajar yang digunakan dan materi yang diterapkan. Beragamnya soal latihan yang diberikan adalah hal yang harus kita perhatikan.

d) Pastikan untuk dimentori oleh seseorang yang pernah menghadapi tes CPNS dan mendapatkan hasil yang baik.

e) Pilih tempat kursus CPNS yang dapat mengajari materi sesuai bidang departemen yang ingin kita lamar. Jangan pilih tempat kursus CPNS yang menerapkan materi pembelajaran secara umum.

Materi yang Dipelajari di Tempat Kursus

kursus cpns

Ketika kita mengikuti kursus CPNS, maka kita akan mendapat materi-materi yang akan diujikan dalam seleksi CPNS. Materi-materi yang akan diajarkan adalah untuk menghadapi tes psikotes, tes kemampuan umum, tes kemampuan bidang 5 departemen, dan tes menghadapi wawancara CPNS.

1. Menghadapi Tes Psikotes

Meskipun kerap kali terlihat mudah, tetapi psikotes penting digunakan oleh perusahaan milik negara untuk melihat kriteria dan standar yang diinginkan pada pelamar. Untuk menghadapi psikotes, kita butuh berlatih secara berulang-ulang.

Beberapa bagian yang termasuk ke dalam psikotes adalah sebagai berikut.

a) Tes kemampuan numerik, yaitu berupa tes ketelitian, kecepatan, dan ketepatan dalam berhitung. Materi penghitungan yang digunakan adalah seperti tes deret angka, berhitung cepat, dan matematika dasar lainnya.

b) Tes kemampuan spasial, yaitu tes untuk menggambarkan, membayangkan, dan melukiskan sebuah objek. Nantinya ada tes gambar yang diujikan.

c) Tes kemampuan reasoning, yaitu tes untuk menguji kemampuan seseorang dalam memecahkan sebuah masalah.

d) Tes mengingat atau memori, yaitu tes untuk menguji kemampuan daya ingat dan kreativitas berpikir seseorang dalam menyelesaikan sebuah masalah.

2. Menghadapi Tes Kemampuan Umum atau TKU

Tes Kemampuan Umum digunakan untuk mengetahui seberapa potensi pelamar dalam melakukan pekerjaan sesuai standar minimal yang telah ditetapkan.

Tes kemampuan umum dalam seleksi CPNS akan berisi soal-soal seperti pengetahuan umum, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, falsafah dan ideologi negara, sejarah, pengetahuan umum, kebijakan pemerintah, dan tata negara.

Tes bagian ini mengharuskan pelamar untuk mengetahui beberapa pengetahuan umum yang cukup jauh dari jangkauan aktivitas sehari-hari. Apabila menghadapi soal ini menjadi sebuah tantangan yang berat, maka sebaiknya mendahulukan bagian soal-soal yang berisi mengenai tata negara.

3. Menghadapi Tes Kemampuan Bidang 5 Departemen

Tes kemampuan bidang atau TKB akan mengharuskan pelamar untuk mengetahui seluk beluk departemen yang akan dimasuki. Misalnya, apabila melamar CPNS yang terkait dengan Departemen Agama, maka seseorang tersebut harus mengetahui seluk-beluk Departemen Agama Republik Indonesia.

Baca Juga  Inilah Rincian Formasi CPNS Kemendikbud Yang Sering Dibuka

4. Menghadapi Tes Wawancara CPNS

Di tahap akhir seleksi CPNS, pelamar akan menghadapi tes wawancara CPNS. Tes bagian ini bisa jadi faktor yang menggagalkan Beberapa pelamar. Beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan oleh pewawancara ketika seleksi CPNS adalah sebagai berikut.

a) Apa pengalaman kerja pelamar sebelum akhirnya memutuskan untuk melamar CPNS

b) Apa kekurangan dan kelebihan pelamar dalam bidang pekerjaan.

c) Apa tujuan menjadi pegawai negeri sipil yang padahal hanya mendapat gaji kecil.

d) Apa target yang akan dicapai ketika berhasil menjadi bagian dari pegawai negeri sipil di perusahaan tersebut.

Selain itu, akan ada beberapa pertanyaan teknis yang menyangkut kemampuan di bidang yang dikuasai oleh pelamar. Misalnya, apabila pelamar merupakan seorang sarjana pendidikan matematika, setidaknya akan diberi pertanyaan mengenai aljabar atau metode pengajaran yang menarik.

Kita bisa mempersiapkan wawancara secara mandiri. Namun, apabila kita mengikuti kursus CPNS, maka akan dibekali beberapa tips seperti berikut.

a) Persiapkan pengetahuan mengenai departemen dan bidang yang ditangani oleh pelamar. Misalnya, apabila seorang pelamar mengajukan diri masuk ke bagian Departemen Keuangan, maka sudah sewajibnya mengetahui hal-hal mengenai ekonomi seperti ekonomi mikro, ekonomi makro, sumber pendapatan negara, kondisi ekonomi di Indonesia, dan lain sebagainya.

b) Pastikan pelamar terlihat sehat dan memiliki mental yang siap. Usahakan untuk hadir beberapa puluh menit sebelum wawancara dimulai agar memiliki waktu untuk beradaptasi pada ruangan tes.

c) Bersikap tenang dan berbicara secukupnya tanpa menggunakan kata-kata yang mengacu pada pemborosan atau redudansi. Gunakan Bahasa Indonesia sebanyak mungkin, kecuali apabila diminta menggunakan bahasa Inggris oleh pewawancara.

d) Harus dipahami bahwa karir pegawai negeri sipil bukanlah karir untuk menciptakan ide-ide baru atau dekonstruksi pemikiran yang selama ini sudah ada. Oleh sebab itu, tidak perlu pelamar memamerkan sudut pandang yang baru dengan bahasa yang bertele-tele dan terkesan pamer.

e) Apabila pelamar masuk ke tempat kursus CPNS yang bermutu, maka pelamar akan diajari untuk menguasai pewawancara. Dengan begitu, pelamar akan memahami jawaban mana yang diinginkan oleh pewawancara.

f) Lazimnya, pewawancara akan mengakhiri sesi wawancara dengan pertanyaan “Apakah ada pertanyaan yang ingin ditanyakan mengenai perusahaan kami?”. Untuk menanggapi tawaran itu, pastikan untuk memberi pertanyaan. Minimal, tanyakan target apa yang akan dicapai oleh perusahaan tersebut di tahun depan.

kursus cpns

Penilaian Tes dalam Seleksi CPNS

Tes tes yang dilakukan dalam seleksi CPNS tidak dilakukan secara sembarangan atau intuitif juri. Tes tes yang ada dalam seleksi CPNS akan memiliki sistem penilaian dimana jawaban benar akan mendapatkan poin 5, sementara jawaban salah akan mendapatkan poin 0.

Oleh sebab itu, tidak menjawab sama sekali merupakan kerugian karena jika jawaban salah pun tidak akan mengurangi nilai. Masing-masing bagian, kecuali tes wawancara, akan memiliki jumlah soal sebanyak 40,

Oleh sebab itu, skor tertinggi yang mungkin di capai oleh seorang pelamar adalah 200 poin. Apabila seorang pelamar dapat mengerjakan psikotes, tes kemampuan umum, dan tes kompetensi bidang secara maksimal, maka akan memperoleh nilai sebanyak 600 koin.

Itulah tadi uraian mengenai seleksi CPNS, kursus CPNS, dan soal-soal yang akan diajarkan dalam kursus CPNS untuk menghadapi seleksi.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *