GRE Vs GMAT Mana Yang Harus Dipilih?

Posted on

GRE Vs GMAT – Buat kamu yang mau melanjutkan pendidikan pascasarjana di Amerika, biasanya ada tes akademis yang wajib diikuti, yaitu GRE (Graduate Record Examination) atau GMAT (Graduate Magement Admission Test). Tes ini dipersyaratkan oleh universitas tujuan untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa yang mendaftar program pascasarjana.

Tes GRE mapun GMAT bisa dibilang menjadi pintu gerbang pertama untuk masuk ke sekolah pascasarjana di luar negeri. Diterima atau tidaknya seorang mahasiswa sangat ditentukan pada hasil tes GRE vs GMAT ini.

Baca Juga  Lanjutkan Study Manajemen Amerika GMAT Adalah Syarat Utamanya

GRE dan GMAT merupakan tes seleksi pascasarjana dengan tujuan yang berbeda. GMAT digunakan sebagai syarat masuk hampir semua sekolah bisnis di luar negeri.

Adapun GRE lebih umum, GRE disyaratkan untuk mendaftar program di luar sekolah bisnis seperti ilmu alam, teknik, ilmu sosial, maupun pendidikan. Lalu tes mana yang harus dipilih? Yuk kita bahas di sini, GRE Vs GMAT

GRE (Graduate Record Examination)

GRE merupakan tes standar yang harus diikuti untuk mendaftar sekolah pascasarjana untuk semua program studi. Tes ini untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa dalam berpikir analitis, kritis, dan memahami bacaan yang rumit. Kalian akan diberikan waktu selama 3 jam 45 menit untuk mengerjakan soal yang terdiri dari 3 bagian

1.Analytical writing

Pada analytical writing ini, kamu diharuskan menuliskan dua buah essay yaitu issue dan argumen. Pada soal pertama, kamu akan diberikan sebuah issue dan diminta untuk menuliskan pendapat mengenai issue tersebut. Sedangkan pada soal kedua, kamu harus mengkritisi dan menganalisa sebuah argumen.

Kedua tes ini menguji kemampuan kamu dalam mengeluarkan suatu gagasan serta alasan yang melandasi gagasan tersebut.

2.Verbal reasoning

Tes verbal GRE ini akan menguji kemampuan vocabulary kamu. Kamu akan menemui kosakata yang jarang didengar, sehingga dibutuhkan wawasan kosakata bahasa Inggris yang kuat. Bentuk tes verbal ini biasanya multiple choice dan kamu akan diberi total waktu 60 menit (2 sesi x 30 menit) untuk mengerjakannya.

3.Quantitative reasoning

Seperti namanya, pada bagian ini kamu akan dihadapkan dengan hitung-hitungan dan angka. Ya, karena materi yang diujikan adalah dasar-dasar matematika SMA seperti aljabar, geometri, deret, peluang, maupun statistika.

Baca Juga  Tes GMAT; Apa itu? Adakah Kursus GMAT Test Jakarta?

Tujuan tes ini adalah untuk menguji kemampuan memecahkan masalah dengan penalaran kuantitatif. Buat yang jago matematika, sesi ini bukanlah masalah besar.

GMAT (Graduate Magement Admission Test)

Tes GMAT dirancang untuk membantu universitas di Amerika untuk mengetahui kemampuan akademis calon mahasiswa pascasarjana bidang bisnis. Ada 4 bagian utama tes GMAT yang harus diselesaikan dalam waktu 3 jam 30 menit

1.Quantitative

Hampit sama dengan tes kuantitatif di GRE, kamu akan dihadapkan dengan soal matematika. Tapi konon soal matematika di GMAT lebih sulit daripada di GRE lho. Karena memang tes GMAT ini lebih menekankan pada kemampuan logika dan penalaran.

2.Verbal

Bagian verbal ini akan menguji kemampuan memahami materi tertulis, mengoreksi kalimat, serta mengevaluasi argumen. Jika tes verbal di GRE lebih menguji vocabulary, maka pada GMAT ini akan menguji kemampuan grammar. Bagi orang yang bukan berasal dari negara berbahasa ibu bahasa Inggris, biasanya akan menganggap tes verbal GMAT lebih mudah dibanding tes verbal GRE.

3.Analytical writing assesment

Pada bagian ini kamu akan dihadapkan dengan sebuah kasus, kemudian kamu harus membuat sebuah essay yang memuat analisa dan argumen yang mendasarinya. Bagian ini berhubungan erat dengan kemampuan logika dan analisa. Nah agar terbiasa, kamu bisa berlatih memecahkan masalah dalam studi kasus bidang bisnis dan manajemen.

4.Integrated reasoning

Tes ini merupakan bagian terbaru dari GMAT. Kamu akan berhadapan dengan 12 soal dengan 4 format yang berbeda. Tes ini dirancang untuk menguji kemampuan analisa dan mengevaluasi data dari berbagai sumber, serta menyajikannya dalam berbagai format.

Tips Memilih GRE Vs GMAT

Setelah membahas perbandingan GRE Vs GMAT diatas, sekarang saatnya kamu menentukan pilihan. Kalau kamu mau melanjutkan pendidikan di bidang selain bisnis dan manajemen, kamu harus piliah GRE. Tapi kalau kamu tertarik sekolah pascasarjana bidang bisnis, kamu bisa memilih salah satu GRE atau GMAT.

Dibanding GRE, GMAT memiliki bobot tes kuantitatif yang lebih sulit. Jadi kalau kamu mau masuk sekolah bisnis tapi lemah di matematika, kamu bisa pilih GRE. Tapi ingat, kamu harus memiliki vocabulary yang banyak karena tes verbal pada GRE lebih menekankan pada kosakata.

Sebaliknya, pilihan bisa jatuh ke GMAT kalau kamu tidak memiliki vocabulary yang banyak, tapi punya kemampuan grammar dan matematika yang kuat.

Baca Juga  Tes GRE; Apa itu? Kursus GRE Test Jakarta Dimana Saja?

Nah itu tadi penjelasan mengenai GMAT Vs GRE, kamu bisa memilih salah satu disesuaikan dengan kemampuan dan kemampuan yang kamu miliki. Yang jelas, kamu harus melakukan persiapan dan banyak berlatih agar sukses GRE maupun GMAT. Selain belajar mandiri, kamu juga bisa ikut kursus.

Salah satu lembaga kursus terpercaya di Jakarta adalah Westwood Prep. Selain dikenal sebagai salah satu lembaga pelatihan TOEFL dan IELTS terbaik, Westwood Prep juga mempunyai program GMAT atau GRE preparation yang akan membantumu mendapatkan hasil yang diinginkan.

Untuk informasi atau konsultasi, kamu bisa hubungi (021)-52-9000-15/ 0812-100-600-75 atau klik aja baner di bawah ini untuk informasi selengkapnya

(Visited 103 times, 1 visits today)
Andik Al Jogjawi
Hallo semuanya. Perkenalkan, nama saya Andik. Aku lahir, besar, dan tumbuh di Yogyakarta. Jadi aku merasa ada ikatan yang kuat dengan kota gudeg ini.   Awal mula perkenalanku dengan dunia menulis adalah, ketika aku direkrut menjadi penulis buku di salah satu perusahaan alat pendidikan di Jogja. O ya, salah satu buku karanganku sedang dalam proses cetak oleh perusahaan penerbit di Jogja lho. Doakan aja biar cepat terbit ya. Biasanya aku menulis topik gaya hidup, tips, dan kesehatan. Buat aku, aktivitas menulis artikel itu sangat menyenangkan, karena ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa berbagi informasi maupun ide. Disamping itu, menulis juga bisa dilakukan di mana aja dan kapan saja. Selain menulis, aku punya hobby lainnya, yaitu jogging. Nah, itu dulu perkenalannya ya. Terima kasih dan salam kenal...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *