big data di indonesia

6 Contoh Ide Penggunaan Big Data di Indonesia

Posted on

Big Data di Indonesia – Era smartphone, internet, dan dunia web yang berlangsung bertahun-tahun menghasilkan milyaran perangkat yang saling terhubung. Bahkan diperkirakan akan ada 20 Miliar perangkat di tahun 2025.

Revolusi digital tidak hanya mengubah tren ekonomi dan sosial, tapi juga menghasilkan data dalam jumlah sangat besar. Kalau data ini disimpan dan dianalisa, akan memberikan manfaat luar biasa dalam kehidupan manusia.

Kamu pasti kagum dengan penggunaan big data di dunia nyata. Semua industri besar tengah berlomba-lomba memanfaatkan big data sebagai solusi banyak hal.

Di perusahaan airlines, big data bisa digunakan untuk mengetahui jumlah penumpang ke kota-kota di Indonesia dan memperbanyak penerbangan ke kota yang lebih prospektif.

Big data juga digunakan perusahaan minyak untuk memprediksi kualitas pipa pembawa minyak, dimana tidak mungkin dilakukan pengecekan manual.

Intinya, big data menawarkan solusi di semua bidang. Termasuk juga untuk menentukan strategi marketing, target pasar, pengembangan produk, hingga memprediksi tren bisnis masa depan.

Apa itu big data?

Sebelumnya harus ditegaskan dulu bahwa istilah big data tidak hanya tentang ukuran dan volume data yang sanagt besar. Tapi big data adalah data sangat besar yang diambil dari berbagai sumber dengan format yang berbeda-beda.

Dengan data yang lebih besar, kita bisa mendapatkan lebih banyak informasi dengan akurasi lebih baik. Luasnya informasi membuat perusahaan atau pengguna lebih percaya diri dalam pengambilan keputusan. Data kecil juga bisa digunakan, tapi harus diperkuat dengan pengamatan dan eksperimen.

big data di indonesia

Penerapan big data di Indonesia

Penggunaan big data di industri sudah sangat luas. Terutama oleh industri perbankan, teknologi, jasa keuangan, kesehatan, dll.

Lalu bagaimana prospek big data di Indonesia? Berikut ini beberapa ide menggunakan big data di Indonesia.

1. Pertanian

Big data di indonesia harusnya tidak hanya digunakan di dunia industri dan teknologi saja, tapi bisa juga diaplikasikan untuk pertanian. Penggunaan big data memungkinkan kita mengetahui data-data pertanian secara detail dari hulu ke hilir.

Dan sebagai negara dengan lahan pertanian sangat luas, wajib hukumnya bagi Indonesia memanfaatkan big data untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

Peluang ini menjadikan beberapa perusahaan mengembangkan teknologi pertanian berbasis big data di indonesia. Salah satu teknologi hasil karya anak bangsa adalah aplikasi HARA.

Aplikasi ini mampu mengumpulkan berbagai data pertanian, misalnya luas, posisi lahan, cuaca, temperatur, jenis tanaman, sistem irigasi, hama yang mungkin menyerang, dll.

Data yang ada tadi dianalisa dan akan memberi rekomendasi lengkap pada petani terkait penggarapan lahan. Tujuannya, agar petani bisa menggarap lahannya secara maksimal.

Untuk menjamin akurasi data, aplikasi HARA dilengkapi dengan sensor yang sudah terkalibrasi dengan satelit. Selain itu, ada beberapa aplikasi lain yang bermanfaat bagi petani seperti Keraba Tani dan CI-Agriculture.

2. Kesehatan

Penerapan big data di bidang kesehatan tujuan utamanya untuk memberikan perawatan lebih baik dan akhirnya memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat.

Di Indonesia sendiri, setiap puskesmas, klinik, maupun rumah sakit masih mencatat data pasiennya secara manual. Akibatnya tidak ada data yang terekam secara lengkap.

Makanya tidak heran kalau terkadang ada Rumah Sakit yang memberikan diagnosa yang berbeda-beda, padahal pasiennya sama.

Agar terkumpul big data yang bermanfaat secara nasional, sebaiknya semua informasi kesehatan pasien dikumpulkan menjadi satu. Sehingga terkumpul data secara terpusat dan lebih mudah mengetahui kondisi kesehatan semua orang.

Efek positif dari penggunaan big data adalah, memudahkan Rumah Sakit untuk mengetahui riwayat kesehatan pasien. Hal ini membuat Rumah Sakit mampu memberikan pengobatan secara tepat. .

3. Transportasi

Transportasi termasuk bidang yang tidak luput dari big data. Apalagi banyak kota besar di Indonesia yang masih kesulitan mengatasi macet.

Urusan lalu lintas ini bisa diselesaikan dengan big data. Misalnya dengan mengumpulkan rekaman CCTV di banyak tempat, data dari sistem ticketing, sensor pada kendaraan, mapun survei di medsos.

Big data bisa melakukan analisa terhadap semua KRL yang ada di Jabodetabek. Sehingga bisa diketahui rute mana saja yang paling banyak penggunanya.

Dengan analisa big data juga bisa diketahui jalan mana saja yang paling banyak dilewati pengendara kendaraan bermotor, jam puncak kemacetan, perilaku pengendara, dll.

Setelah ditemukan akar permasalahannya, barulah pemerintah bisa mengambil kebijakan paling tepat.

Baca Juga  Kursus Digital Marketing Pilihan Rekan Belajar Terbaik

4. Pendidikan

Pendidikan adalah penentu kemajuan bangsa. Sayangnya pendidikan menjadi masalah yang tidak pernah selesai di Indonesia.

Contohnya kurukulum yang selalu berganti-ganti, banyaknya pekerja yang tidak sesuai background pendidikan, serta kesenjangan kualitas siswa di tiap daerah.

Salah satu ide yang melibatkan big data di indonesia adalah penggunaan tablet sebagai pengganti buku. Dengan satu siswa satu tablet, kemajuan tiap siswa bisa dipantau lebih mudah.

Cara tersebut juga menghasilkan data lebih detail mengenai kemampuan siswa, apa saja yang telah dipelajari, kendala belajar, dll. Rekam jejak siswa menjadikan kita tahu metode belajar yang cocok untuk masing-masing siswa atau bidang yang cocok ditekuni di masa depan.

Walau belum diterapkan secara nasional, setidaknya sudah ada perusahaan edutech yang mengeluarkan alat belajar menggunakan big data. Salah satunya Extramarks Indonesia yang menghadirkan “Program Kelas Pintar”.

Selain menyajikan materi belajar secara visual dan audio, aktivitas belajar siswa juga terekam secara real time. Sehingga orang tua dan guru bisa langsung memantau proses belajar siswa.

5. Energi

big data di indonesia

Energi merupakan salah satu sektor yang mempengaruhi kehidupan rakyat. Sehingga sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dalam penggunaan energi nasional.

Dan meski sudah ada perusahaan energi yang memanfaatkan big data, tapi belum digunakan secara maksimal. Karena itu tidak ada salahnya belajar dari negara lain dalam hal pemanfaatan big data di sektor energi.

Contohnya dengan mengambil data pemakaian energi dalam setahun ini dan tahun sebelumnya. Lalu data tersebut disimulasikan sehingga mampu memperkirakan kebutuhan energi di masa depan.

Dengan menganalisa data yang ada, kitapun bisa memprediksi berapa lama lagi energi tak terbarukan akan habis. Sehingga bisa lebih memprioritaskan penggunaan energi terbarukan.

6. Pemerintahan

Di negara manapun, pemerintah pasti menghadapi big data setiap hari. Di beberapa negara maju, sudah umum penggunaan big data untuk membantu menentukan kebijakan pemerintah.

Karena big data lebih akurat. Sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih cepat, murah, dan benar-benar dibutuhkan oleh rakyat.

Untuk Indonesia, pemerintah bisa menggunakan big data di indonesia untuk menertibkan pajak. Big data membuat pemerintah bisa mendeteksi kekayaan yang dimiliki seseorang, aset, silsilah keluarga, dll.

Sehingga bisa langsung diketahui jenis pajak yang dibebankan serta sudah membayar pajak atau belum. Secara tidak langsung akan meningkatkan kesadaran rakyat untuk membayar pajak tepat waktu.

Demikian tadi beberapa ide untuk menerapkan big data di Indonesia. Contoh di atas hanya sebagian kecil saja. Kita masih bisa memanfaatkan untuk banyak hal lain.

Misalnya dalam dunia pariwisata, iklim, kebijakan publik, perencanaan wilayah, dll. Sekarang kembali ke para stakeholder untuk lebih memaksimalkan big data di indonesia dalam pengambilan keputusan.

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *