Mencari Beasiswa Jerman S1

Posted on

Beasiswa Jerman S1 – Untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Jerman, tentu tidak salah jika berusaha mencari beasiswa sebagai sumber pendanaan kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut mengingat walaupun universitas di Jerman menerapkan kebijakan kuliah gratis, biaya hidup di sana relatif sulit dijangkau.

Penyebab Sulitnya Beasiswa Sarjana

Sayangnya, hampir semua orang yang mencari-cari beasiswa Jerman S1 tetapi informasi sulit untuk didapatkan. Hal tersebut karena memang di Jerman tidak diterapkan pemungutan biaya bagi mahasiswa S1, mahasiswa lokal atau pun internasional.

Gratisnya kuliah tentu memudahkan mahasiswa di sana. Tetapi, hal itu banyak berpengaruh bagi mahasiswa yang berasal dari Indonesia. Tentu saja karena pembiayaan paling banyak justru terletak pada kebutuhan sehari-hari, seperti makan dan tempat tinggal. Jika beasiswa kuliah tidak ada, maka artinya biaya hidup justru harus ditanggung sendiri.

Selain kebutuhan dana untuk mencukupi kegiatan sehari-hari, masih tetap ada beberapa pemungutan biaya oleh universitas. Pemungutan ini sebenarnya terbilang murah dalam mata uang Euro, tetapi masih merupakan jumlah yang cukup besar dalam mata uang rupiah.

Oleh karena itu, sekali lagi, beasiswa Jerman S1 memang harapan satu-satunya untuk mahasiswa yang bermodal nekat.

Menghitung Kebutuhan Mahasiswa

Seberapa pentingnya beasiswa tentu menilik kebutuhan mahasiswa di Jerman, terutama bagi mahasiswa asal Indonesia. Di awal, untuk mendapat izin datang ke Jerman sebagai pelajar, kita harus menunjukan dahulu aset pendanaan di dalam buku tabungan sebesar 8000 euro atau lebih.

Sebenarnya, uang yang harus disimpan di bank Jerman itu tidak akan hangus dan masih tetap boleh digunakan untuk keperluan sehari-hari. Meskipun begitu, jumlahnya harus kembali ke angka semula pada tiap tiba masa perpanjangan Visa.

Seorang mahasiswa di Jerman juga harus membayar tagihan kartu publik (semacam) “student card” yang bersifat wajib. Kegunaan kartu tersebut adalah untuk menggunakan transportasi umum atau fasilitas umum lainnya dengan batas kuota tertentu.

Digunakan atau tidak digunakan, kuota yang ada di dalamnya akan tetap berkurang. Pembiayaan kartu publik ini akan berbeda-beda menyesuaikan pada kelengkapan fasilitas umum yang terdapat di sekitar universitas. Jumlah saldo yang harus diisi rata-rata adalah sekitar 300 euro per bulan.

Masih belum selesai. Ada juga pendanaan yang wajib bagi mahasiswa internasional, yaitu asuransi kesehatan yang memastikan kita untuk memberi iuran per bulan. Hal ini sebenarnya juga dilakukan oleh mahasiswa luar negeri di Indonesia.

Kepemilikan asuransi kesehatan wajib hukumnya. Tanpa memiliki bukti asuransi kesehatan, kita tidak akan mendapat izin tinggal di Jerman atau negara mana pun. Beberapa universitas juga mensyaratkannya sebagai berkas pendaftaran.

Beasiswa yang Bisa Diharapkan

Setelah menghitung kebutuhan dasar mahasiswa di Jerman, tentu lazimnya kamu akan semakin berharap pada beasiswa. Sayangnya, beasiswa untuk jenjang sarjana di Jerman tetap sulit dicari. Namun, beberapa beasiswa berikut tetap harus dicoba.

Baca Juga  Menariknya Sistem Pendidikan di Jerman Menjadi Pendidikan Terbaik Dunia

Beasiswa oleh Pemerintahan

Setiap tahun atau dalam periode tertentu, pemerintah Jerman dan lembaga resmi Eropa menawarkan sejumlah beasiswa untuk mahasiswa internasional yang tertarik kuliah ke Jerman. Berikut ini adalah beberapa beasiswa (beasiswa Jerman S1) dari Jerman atau Eropa yang bisa diandalkan.

1. Beasiswa DAAD

Beasiswa ini banyak diminati mahasiswa karena memberi bantuan biaya yang cukup besar. German Academic Exchange Service atau DAAD merupakan beasiswa yang didanai pemerintah. Sayangnya, beasiswa ini diadakan pada periode tertentu atau tidak setiap tahun ada.

Beberapa program yang dicakup oleh beasiswa ini adalah sepertii Medicine and Public Health, Social Sciences, Education and Law, Media Studies, Engineering and Related Sciences, Natural and Environmental Sciences, Mathematics, Economic Sciences/Business, Administration/Political Economics, Development Cooperation, Agricultural and Forest Sciences, dan Regional and Urban Planning.

2. Erasmus Plus

Beasiswa yang didanai oleh European Commission ini menawarkan pendanaan belajar dan biaya hidup bagi mahasiswa sewaktu mengikuti pertukaran pelajar di negara bagian Eropa. Negara Jerman adalah salah satu tujuan yang populer bagi mahasiswa yang mendaftar beasiswa Erasmus ini.

Peluang terbesarnya adalah untuk mahasiswa yang berasal atau penah berpendidikan di Eropa. Namun, beberapa program masih bisa diadakan untuk mahasiswa dari negara mana pun, terutama bagi negara berkembang.

3. LPDP

Jika membicarakan beasiswa kuliah ke luar negeri, jangan lupakan LPDP. Beasiswa oleh pemerintah Indonesia ini dikenal sebagai beasiswa yang memberikan pendanaan yang cukup besar. mahasiswa akan gratis biaya kuliah, biaya hidup, bahkan termasuk pendanaan bagi keluarga untuk orang yang sudah menikah.

Meskipun telah memiliki jaringan kerja sama yang luas, nyatanya memang tidak semua universitas di Jerman terhubung dengan LPDP. Oleh karena itu, sebaiknya melihat daftar universitas yang telah bekerja sama dengan LPDP sebelum mendaftar.

Beasiswa Swasta

Harus kamu ketahui, lebih banyak beasiswa yang tersedia adalah beasiswa swasta. Persyaratan penerimaannya pun terbilang lebih fair karena biasanya diberikan berdasarkan keunggulan prestasi akademis, bukan karena kondisi ekonomi.

Berikut ini adalah beberapa beasiswa (beasiswa Jerman S1) yang bisa diandalkan.

4. Beasiswa Heinrich Böll

Beasiswa diselenggarakan oleh Heinrich Böll Foundation ini diperuntukkan bagi mahasiswa domestik dan internasional. Jenjang yang disediakan pun beragam, mulai dari beasiswa Jerman S1, Master, atau pun PhD.

Untuk mendaftar beasiswa Jerman S1 ini, ada dua gelombang pendaftaran dalam setiap tahunnya. Oleh karena itu, pastikan kamu memperoleh portal-portal yang memberi informasi mengenai beasiswa ini.

Baca Juga  Belajar Bahasa Jerman Untuk Para Pemula

5. Beasiswa Deutschland Stipendium

Hanya mahasiswa internasional yang berprestasi yang akan memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa ini. Nantinya, akan ada pendanaan sebesar €300 per bulan dari beasiswa (beasiswa Jerman S1) ini.

Sebenarnya, pendanaan juga tergantung kerjasama negeri-swasta, antar bisnis, organisasi dan sponsor individual. Setidaknya, mahasiswa berbakat akan mendapatkan pendanaan mulai dari €150 per bulan yang telah disetujui oleh pemerintah.

6. Beasiswa Kurt Hansen Science

Seperti namanya, beasiswa ini memang lebih tertarik pada mhasiswa internasional yang berencana berkarir dalam pendidikan sains. Beasiswa yang didanai oleh Bayer ini menyediakan pendanaan berupa proyek studi, magang, semester musim panas, program persiapan dan suplementer, serta pelatihan tenaga pengajar sains.

Beasiswa oleh Universitas

Jika kamu beruntung, maka universitas yang kamu masuki adalah salah satu universitas yang menyediakan beasiswa Jerman S1. Sama seperti universitas di negara-negara lainnya, beberapa universitas ternama di Jerman juga menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional.

Berikut ini adalah beberapa beasiswa Jerman S1 yang bisa dicoba.

7. Frankfurt School of Finance

Frankfurt School memberikan setidaknya potongan biaya kuliah bagi 1o mahasiswa doktorat. Bidang yang dicakup adalah program Bahasa Inggris dalam bidang keuangan, akuntansi, matematika dan administrasi bisnis. Beasiswa ini dibuka setiap tahun.

8. Beasiswa RWTH Aachen University

Universitas ternama yang masuk dalam 100 besar Times Higher Education Reputation Rankings ini memang dikenal cukup murah hati dalam memberikan beasiswa. Ada beberapa tawaran bantuan pendanaan untuk mahasiswa internasional dan domestik setiap tahunnya.

9. Beasiswa FRIAS Cofund Fellowship Programme

Untuk kamu yang mengejar beasiswa Jerman S1 demi pendanaan penelitian, beasiswa yang satu ini sangat cocok dicoba. Terkenal atas keunggulan penelitiannya, University of Freiburg menawarkan beberapa beasiswa bagi mahasiswa internasional. Tentunya bidang yang dicakup adalah program penelitian.

Untuk mencoba beasiswa Jerman S1 ini, kamu harus memperhatikan pembukaannya yang biasanya bertepatan dengan musim panas di Jerman. Cobalah mendaftar jauh hari, bahkan setahun sebelum tahun ajaran targetmu dimulai.

Itulah tadi beberapa beasiswa Jerman S1 yang layak untuk dicari tahu lebih banyak. Sejatinya beasiswa-beasiswa tersebut tidak menargetkan mahasiswa asal Indonesia dan kebanyakan untuk gelar master. Namun, berbagai kemungkinan bisa terjadi jika saja kita nekat memasukkan lamaran.

(Visited 6 times, 1 visits today)
Avatar
Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *