Arti Konversi, Faktor, dan Cara Meningkatkannya

Posted on

arti konversi – Dalam membuat website, kita tidak hanya sekedar membuat laman terbaca di internet. Lebih dari itu, pelaku bisnis umumnya memperhatikan arti konversi. Konversi adalah hal yang penting dan dapat dijadikan tolak ukur apakah website tersebut berpengaruh pada bisnis atau tidak. Lalu, apa itu konversi?

Pengertian Konversi

Dalam istilah digital marketing, conversion rate atau konversi memiliki arti sebagai tindakan-tindakan pengunjung suatu website yang mengarah pada tujuan bisnis. Tindakan-tindakan pengunjung dalam arti konversi akan berbeda-beda di setiap website. Hal tersebut bergantung pada jenis dan layanan website itu sendiri.

Beberapa tindakan konversi adalah seperti melakukan pembelian produk atau transaksi, melakukan langganan newsletter, mendownload software, melakukan pendaftaran sebagai anggota, dan lain-lain. Tinggi rendahnya tingkat konversi dalam sebuah website akan bergantung pada beberapa faktor yang pada umumnya dinilai dari kepuasan yang diinginkan oleh pengunjung.

Beberapa faktor yang akan mempengaruhi adalah seperti daya tarik untuk berinteraksi dengan website, tawaran yang menggiurkan untuk masuk ke website, kemudahan untuk memahami fitur dalam website, dan lainnya. Biasanya tingkat ketertarikan visitor akan dimaksimalkan dengan cara menempatkan visitor tersebut pada waktu dan tempat yang tepat.

Ada berapa aspek kecil pada website yang kadang-kadang justru memberi pengaruh besar dalam peningkatan konversi. Beberapa aspek sepele namun penting yang mempengaruhi konversi adalah seperti navigasi dan kecepatan loading halaman.

Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Konversi

Alasan pihak yang mengoptimasi konversi adalah untuk mendapatkan penjualan lebih besar. Oleh karena itu, dilakukan berbagai cara untuk meningkatkan konversi website. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa dijadikan pedoman dalam meningkatkan konversi website.

1. Buat penawaran yang jelas sejak landing page. Pengunjung tidak akan membuang-buang waktu dan cenderung lebih tertarik pada website yang membuat penawaran unik dan jelas. Meskipun begitu, tentu kita harus menonjolkan aspek perbedaan dengan website yang menawarkan hal serupa.

2. Memaksimalkan call to action atau CTA. Call to action penting untuk terus diuji coba. Dalam arti konversi, call to action yang baik akan mampu mengarahkan visitor ke tahap selanjutnya tanpa melalui proses yang membingungkan.

3. Membuat headline dengan riset. Headline adalah kunci yang bisa menarik visitor dan sekaligus menolak visitor. Dengan jumlah kata yang terbatas, headline harus memiliki porsi yang informatif, unik, dan menarik.

4. Terapkan formulir yang sederhana. Ada banyak visitor yang mengabaikan permintaan komentar atau permintaan pendaftaran. Hal itu karena visitor dituntut untuk mengisi banyak data. Oleh sebab itu, gunakan formulir yang sesederhana mungkin supaya visitor tidak berhenti berinteraksi di tengah jalan.

arti konversi

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Meningkatkan Konversi

Mengetahui arti konversi tidak cukup untuk meningkatkan konversi itu sendiri. Meningkatkan konversi adalah tindakan yang bisa berubah setiap saat. Berikut ini adalah beberapa sifat yang harus kamu tahu untuk meningkatkan konversi.

1. Judul dan tampilan halaman memerlukan kurang dari 8 detik untuk menarik visitor. Apabila setelah 8 detik visitor tidak tertarik, maka website akan ditinggalkan.

2. Hanya 4% visitor yang benar-benar memiliki niatan transaksi. Sementara 96% lainnya merupakan visitor yang sebenarnya tidak siap untuk bertransaksi, kecuali kita memiliki penawaran yang sangat menggiurkan.

3. Semakin banyak landing page, maka semakin banyak lead yang akan didapatkan.

4. Setiap delay A1 pada website akan mengakibatkan turunnya konversi hingga 7%.

Setelah mengetahui beberapa sifat dasar tersebut, selanjutnya kita dapat melakukan berbagai cara untuk meningkatkan konversi. Ada beberapa cara yang biasa digunakan, yaitu sebagai berikut.

1. Mendesain website supaya lebih mobile friendly, karena lebih banyak orang yang membuka website dari perangkat mobile.

2. Apabila website tersebut digunakan untuk pemasaran, maka silakan tunjukkan beberapa testimoni pelanggan.

3. Tombol call to action dari warna hijau ke warna merah terbukti meningkatkan konversi hingga 34%.

4. Gunakan informasi diskon atau promo pada judul untuk meningkatkan konversi hingga 148%.

5. Gunakan segel keamanan di website.

6. Gunakan fitur chat now atau livechat.

Itulah tadi uraian mengenai arti konversi. Pemahaman konversi adalah pemahaman yang akan terus berubah, terutama pada faktor-faktor dan langkah-langkah peningkatan konversi.