Apa Itu IELTS dan Penilaian Sesuai Tingkatan Skor

Posted on

Apa Itu IELTS – The internasional english language testing system atau yang lebih dikenal dengan singkatan IELTS adalah sebuah tes standar internasional percakapan bahasa Inggris yang diperuntukan bagi penutur bahasa Inggris yang bukan merupakan penutur asli.

Lembaga Pengelola

IELTS(IELTS, IELTS test, IELTS adalah, apa itu IELTS) ini dikelola oleh british council, idp Australia, dan cambridge assessment english sejak tahun 1989. Sebagai pengetahuan, tes standar kecakapan berbahasa Inggris di dunia selain IELTS ini adalah TOEFL, TOEIC, PTE: A, dan OPI/OPIc.

Hingga tahun 2017 yang lalu, ada sekitar 3 juta tes dilakukan di lebih dari 140 negara di dunia. Setiap tahunnya, tes IELTS ini diikuti oleh peserta yang lebih banyak.

IELTS(IELTS, IELTS test, IELTS adalah, apa itu IELTS) ini telah diterima dan banyak digunakan di berbagai lembaga besar milik Australia, Inggris, Kanada dan selandia baru. Hingga kini total ada sebanyak 3000 institusi akademik di seluruh dunia yang menggunakan IELTS.

IELTS juga menjadi satu-satunya tes kemampuan bahasa Inggris yang dinyatakan aman dan disetujui oleh visa imigrasi Inggris bagi pengaju permohonan dari luar Inggris.

Skor Ideal

Dalam sertifikat hasil tes IELTS ini tidak digunakan skor minimum demi lulus. Kok yang berlaku hanya dari 1 hingga 9 dengan tingkatan keahlian disetiap skornya.

Artinya, kita bisa lulus dengan skor berapa pun(IELTS, IELTS test, IELTS adalah, apa itu IELTS) walau penilaian kemampuan menjadi tolak ukur yang lain.
Kevalidannya(IELTS, IELTS test, IELTS adalah, apa itu IELTS) akan ditentukan oleh masing-masing institusi yang akan dimasuki.

1) Skor 0 untuk peserta yang tidak mengerjakan sama sekali soal yang telah diberikan.

2) Skor 1 diberikan kepada peserta yang tidak memiliki kemampuan menggunakan bahasa secara luas.

Baca Juga  Cara Belajar TOEFL dan Trik Mengerjakan Soal

3) Skor 2 diberikan kepada peserta yang tidak dapat berkomunikasi kecuali menggunakan kata-kata sangat dasar atau formula pendek yang sangat familiar.

4) Skor 3 diberikan kepada peserta yang hanya mampu menyampaikan informasi terbatas atau hanya dapat memahami arti secara umum dalam situasi yang sangat familiar.

5) Skor 4 diberikan kepada peserta yang sering mengalami kegagalan dalam memahami situasi atau salah menggunakan ekspresi, juga kepada peserta yang tidak mampu memahami bahasa rumit.

6) Skor 5 diberikan kepada peserta yang mampu mengetahui perintah bahasa, memaknai keseluruhan, dalam sebuah konteks walaupun memiliki banyak kesalahan. Skor ini diberikan kepada seseorang yang minimal dapat berkomunikasi dasar pada bidang nya sendiri.

7) Skor 6 diberikan kepada peserta yang mampu memahami perintah bahasa yang efektif walaupun terkadang mengalami kesalahpahaman. Peserta yang akan diberikan skor 6 adalah peserta yang mampu menggunakan atau memahami bahasa rumit dalam situasi yang familiar.

8) Skor 7 diberikan kepada peserta yang merupakan “good user” atau yang mengetahui operasional bahasa meskipun sekali. Peserta yang akan memiliki skor 7 adalah peserta yang menggunakan bahasa rumit dan mampu menjelaskan sebuah alasan secara terperinci.

9) Skor 8 diberikan kepada seorang peserta yang sudah memiliki kemampuan sangat baik dalam memahami perintah operasional penuh bahasa tanpa mengalami kesalahpahaman dalam situasi yang familiar. Dia mampu menjelaskan sebuah alasan yang terperinci pada sebuah situasi yang tidak populer.

10) Skor 9 adalah skor paling tinggi atau diberikan kepada peserta yang sudah ahli. Pada tahap ini peserta diakui telah memiliki kemampuan untuk memahami perintah operasional bahasa dengan akurat dan fasih serta pemahaman yang sangat lengkap.

2 Jenis Tes IELTS

Hingga kini terdapat dua jenis tes IELTS(IELTS, IELTS test, IELTS adalah, apa itu IELTS), yaitu IELTS akademik dan IELTS umum.

Baca Juga  Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris Untuk Anak

Seperti namanya, IELTS akademik adalah tes IELTS yang digunakan untuk memasuki institusi akademik atau pun profesional disiplin tertentu. Sementara itu, IELTS umum digunakan untuk para pekerja ataupun seseorang yang ingin bermigrasi ke daerah tersebut.

Nantinya, perbedaan soal tes IELTS ada dua jenis tersebut akan terletak pada konten, konteks, dan tujuan tugas pada soal. Sementara itu, hal-hal mengenai teknik seperti durasi waktu pengerjaan, hitungan skor, dan yang lainnya tetaplah sama.

Tujuan-Tujuan dalam Soal IELTS

Baik IELTS akademik atau pun IELTS umum memiliki soal-soal dengan tujuan utama sebagai berikut.

1) Menguji kemampuan untuk mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Inggris secara cakap.

2) Modul berbicara dilakukan dalam bentuk wawancara empat mata antara peserta dengan penguji. Ketika peserta bicara, kamu juga akan merekam supaya nantinya dapat dibandingkan dengan skor yang didapatkan.

3) Yang diutamakan oleh IELTS adalah pemahaman. Oleh karena itu, disediakan berbagai aksen atau gaya penulisan( Inggris Uk, Australia, Selandia Baru, dan Amerika) untuk mengurangi bias linguistik.

4) Skor yang diberikan untuk setiap masing-masing keterampilan bahasa berkisar antara 0 hingga 9. Skor 0 adalah bagi peserta yang “tidak menjawab tes” sementara skor 9 untuk peserta ” pengguna ahli”.

Itu tadi adalah ulasan mengenai IELTS(IELTS, IELTS test, IELTS adalah, apa itu IELTS). Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, kamu bisa membuka laman westwoodprep.com

(Visited 17 times, 1 visits today)
Avatar
Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *