Cara Memilih Universitas Kedokteran di Jerman

Posted on

Memilih universitas kedokteran di jerman tidak bisa dipisahkan dari pertimbangan memilih sistem kedokteran di jerman. Karena sistem disana sangat berbeda dengan sistem kedokteran di Indonesia. Kenapa pertimbangan ini perlu diperhatikan? Karena ketika anda memutuskan memilih sekolah dokter di jerman. Sistem yang anda jalani sangat jauh berbeda dengan sistem kedokteran di indonesia.

Perbedaan sistem kedokteran ini mempengaruhi lamanya proses pendidikan, karir kedepannya, serta tentunya prospek kerja yang berbeda antara sektor kedokteran di jerman dan di indonesia. Jika anda di Indonesia dapat menyelesaikan sekolah dokter dalam waktu lima sampai enam tahun saja. Sementara di jerman, sekolah dokter membutuhkan waktu tujuh sampai sembilan tahun. Sangat berbeda bukan?

Walaupun terdapat perbedaan yang sangat tajam. Pemilihan sekolah dokter di jerman tidaklah salah. Anda bisa mendapatkan wawasan internasional yang berbeda ketika memutuskan sekolah dokter di jerman. Rumah-rumah sakit di jerman memiliki teknologi yang jauh berbeda dibandingkan teknologi di Indonesia. Sistem kedokteran di jerman juga banyak mempelajari penyakit sub-tropis yang tentu saja berbeda dengan jenis-jenis penyakit yang berada di negara tropis seperti di Indonesia. Selain itu, prospek kedokteran untuk akses ke dunia internasional bisa jadi lebih mudah di jerman dibandingkan di Indoensia.

Lalu kelamahannya apa saja? Jika anda memutuskan sekolah dokter di universitas kedokteran di jerman. Satu hal yang paling penting adalah panjangnya periode pendidikan. Periode pendidikan sekolah dokter di universitas di jerman untuk gelar dokter saja harus menempuh studi sarjana dan master. Hal ini karena jerman tidak mengenal sistem dokter sarjana. Jadi kalau anda lulus dari universitas kedokteran di jerman pada program sarjana. Anda belum disebut dokter. Tapi hanya pekerja medis yang diperbolehkan membantu bekerja dirumah sakit. Untuk bisa disebut dokter. Anda harus menyelesaikan studi master di bidang kedokteran.

Baca Juga  Aplikasi Belajar Bahasa Jerman Gratis Unduh

Selesai studi master maka anda bisa disebut dokter. Dan menariknya, tidak semua studi dokter sarjana di jerman bisa diselelsaikan dalam jangka lima tahun. Bahkan saking sulitnya bisa menempuh enam sampai tujuh tahun. Ditambah studi masternya sampai sembilan tahun. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan studi dokter di Indonesia. Di indonesia, anda hanya membutuhkan waktu lima sampai enam tahun untuk meraih gelar dokter. Lama waktu sarjaa empat tahun dan profesi setahun atau dua tahun. Jika anda masih mampu, anda bisa mengambil spesialis selama empat atau lima tahun. Jadi total masa studi di universitas kedokteran sama dengan menjadi dokter spesialis di Indonesia.

Tetapi jika anda sudah mempertimbangkan bahwa studi dokter di universitas kedokteran di jerman adalah hal terbaik. Sudah diputuskan dan dipertimbangkan. Maka tidak ada salahnya anda mencoba. Atau jika anda masih bingung dan bimbang terkait studi dokter di universitas kedokteran di jerman. Anda bisa menghubungi Virtu Education di www.virtueducation.org untuk mendapatkan bimbingan dalam memilih kampus kedokteran yang sesuai dengan minat anda. Virtu education juga akan memberikan pertimbangan mengenai persoalan penguasaan bahasa jerman di bidang medis, syarat-syarat masuk studienkolleg sebelum mulai program sarjana dokter hingga masuk ke dalam biaya hidup dan tempat tinggal.

Berikut beberapa universitas kedokteran di jerman yang bisa menjadi pertimbangan anda. Ada RWTH Aachen University yang dahulu Habibie sekolah disana. Ludwigh Maximilian University of Munich yang mempunyai sekolah kedokteran jajaran top di jerman. Ada Johannes Gutenberg University dan jUga Technical University of Munich.

(Visited 14 times, 1 visits today)

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Baca Juga  Perekonomian Negara Jerman Di Mata Dunia
Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *