Ungkapan dalam Bahasa Jerman dan Artinya

Posted on

Ungkapan dalam Bahasa Jerman dan Artinya – Setiap bahasa memiliki ungkapan yang menarik. Hal itu tercipta dari kebudayaan masyarakatnya yang verbal. Salah satu ungkapan yang banyak dialihbahasakan ke bahasa lain adalah ungkapan dari bahasa Jerman.

Uniknya, kebanyakan ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya secara harfiah memiliki makna yang lucu. Berikut ini adalah ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya secara harfiah.

1. Da liegt der Hund begraben. (Di situlah anjing dimakamkan.)
2. Kein Schwein war da. (Tidak ada babi di sana.)
3. Wo sich Fuchs und Hase gute Nacht sagen. (Di mana rubah dan kelinci mengucapkan selamat malam satu sama lain.)
4. Das ist mir Wurst. (Itu sosis bagiku.)
5. Sie hat einen Vogel. (Secara harfiah, “Dia punya burung.”)
6. Sie spielt die beleidigte Leberwurst. (Dia memainkan sosis terhina.)
7. Mein Englisch ist unter aller Sau. (Bahasa Inggris saya di bawah semua babi.)
8. Das Leben ist kein Ponyhof. (Hidup ini bukan peternakan kuda poni.)
9. Ins Gras beißen. (Menggigit rumput.)
10. Schlafen wie ein Murmeltier. (Tidur seperti woodchuck.)

Peerjemahan ungkapan secara harfiah tentu tidak bisa dilakukan. Kita harus memahami ungkapan-ungkapan tersebut dengan memperhatikkan konteks dan makna secara pragmatis. Nah, berikut ini adalah 90 ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya dalam bahasa Indonesia.

1. Ich bin fix und fertig (Saya musnah atau saya lelah.)
2. Ich bin ganz Ohr (Aku mendengarkan.)
3. Ich bin im Bilde (Saya mendapatkan gambaran/Saya mengerti.)
4. Ich denke nicht im Traum daran (Saya tidak akan bermimpi melakukannya.)
5. Ich glaub mein Schwein pfeift (Hancurkan aku.)
6. Ich glaube, mich knutscht ein Elch! (*ekspresi terkejut aku kagum / terperangah!)
7. Ich habe die Nase voll! (Saya sudah cukup dengan ini!)
8. Ich kann nichts dafür (Saya tidak bisa menahannya/Saya tidak bisa melakukan apa-apa tentang itu.)
9. Ich komme nicht mit (Saya tidak mengerti.)
10. Ich verstehe nur Bahnhof (Saya tidak mengerti.)
11. im siebenten Himmel sein (berada di langit ke sembilan.)
12. in anderen Umständen sein (Mengharapkan bayi.)
13. In der Not frisst der Teufel Fliegen (Pengemis tidak bisa memilih.)
14. in der Tinte sitzen (*berada dalam situasi yang tidak nyaman, berada dalam masalah)
15. In die Bresche springen (Untuk membantu seseorang sambil mempertaruhkan kesejahteraanmu sendiri.)
16. ins Wasser fallen (*untuk membatalkan.)
17. janz weit draußen (di akhir dunia.)
18. jemandem den Daumen drücken (Berharap seseorang beruntung.)
19. Jemandem eine Extrawurst braten (*mengacu pada memberikan perlakuan istimewa kepada seseorang.)
20. jemandem Honig ums Maul schmieren (Menjilat madu dari mulut seseorang.)

Selain beberapa ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya ke dalam bahasa Indonesia di atas, simak juga beberapa ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya yang banyak dialihbahasakan ke bahasa lain berikut ini.

Baca Juga  Iklim dan Letak Astronomis Jerman

21. Jemanden ausnehmen wie eine weihnachtsgans (Untuk membawa seseorang ke binatu.)
22. jemanden durch den Kakao ziehen (*tarik wol di atas mata seseorang/mengejeknya)
23. Jetzt geht’s um die Wurst! (*digunakan selama perlombaan, permainan, kompetisi … untuk menekankan bahwa ini adalah waktu di mana seseorang menang atau kalah, berhasil atau gagal.)
24. Kein Schwein war da (Tidak ada orang di sana.)
25. Kopfkino (Secara harfiah berarti “kepala sinema”. Artinya, ketika imajinasi Anda lari dari Anda)
26. Lassen Sie einmal fünf gerade sein! (Biarkan saja kali ini/Jangan pilih-pilih.)
27. Mach’s Gut! (Tenang saja *cara kasual untuk mengucapkan selamat tinggal.)
28. Machen Sie es sich bequem! (Anggap rumah sendiri.)
29. Mein Englisch ist unter aller Sau (Bahasa Inggris saya benar-benar buruk.)
30. Mein lieber Herr Gesangsverein (Ya ampun!)
31. Meine Schokoladenseite (Sisi baik / lebih baik saya )
32. Mit der Wurst nach dem Schinken werfen (berarti mengatakan bahwa Anda berinvestasi atau mengorbankan sesuatu yang nilainya lebih rendah untuk mendapatkan sesuatu yang nilainya lebih tinggi.)
33. Mit harten Bandagen kämpfen (Berjuang keras / tanpa henti.)
34. mit jemandem auskommen (bergaul dengan seseorang)
35. Mit Kanonen auf Spatzen schießen (Berlebihan / bereaksi berlebihan)
36. miteinander quitt sein (Kami tidak saling berhutang.)
37. Na ja… (Baiklah … *ketika tidak yakin dengan jawaban Anda))
38. nach wie vor still (Sama seperti sebelumnya)
39. Natürlich! (Tentu saja!)
40. Nicht der Rede wert (Jangan menyebutkannya.)

Simak lagi beberapa ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya ke dalam bahasa Indonesia berikut ini. arti uangkapan dalam bahasa Indonesia berikut tidak memperhatikkan arti secara harfiah dalam bahasa Jerman, melainkan memperhatikkan maksudnya.

41. Noch grün hinter den Ohren sein (Setengah matang.)
42. Nul Acht Funfzehn (Tidak apa-apa. *secara harfiah berarti 08/15 atau senapan standar selama Perang Dunia II)
43. Nun schlägt’s dreizehn! (Sekarang sudah terlalu jauh!)
44. Oder?/Nicht? (Apakah itu tidak benar? / Menurutmu tidak begitu?)
45. Pech haben (*memiliki nasib buruk atau kesialan)
46. Prima!/Klasse!/Toll! (Bagus!)
47. Prost! (Bersulang!)
48. Quatsch mit Soße! (Itu gila! Ya terserah.)
49. Quatsch! (Bodoh sekali aku!)
50. Schade! (Sayang sekali! )
51. Schlafen wie ein Murmeltier (Tidur seperti kerbau.)
52. Schmier mir das nicht aufs Brot (Jangan gosokkan itu.)
53. Schwein haben (Untuk mendapatkan keberuntungan.)
54. sich auf die Beine (oder Socken) machen (Kita harus pergi.)
55. Sich auf die Socken machen (Untuk membuat trek.)
56. sich den Kopf zerbrechen (memutar otak seseorang; berpikir sangat keras)
57. sich durchwursteln (untuk melewati sesuatu, untuk mengorek)
58. Sich in den Arsch beißen (Menendang diri sendiri.)
59. sich krank lachen (tertawa sendiri adalah sakit.)
60. Sie können Gift darauf nehmen (Anda bisa bertaruh hidup Anda di atasnya.)

Baca Juga  Ini Caranya Belajar Bahasa Jerman untuk Pemula

Tidak hanya beberapa ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya ke dalam bahasa Indonesia di atas, masih ada beberapa ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya yang sangat terkenal. Simak lagi beberapa ungkapan di bawah ini.

61. Sie spielt die beleidigte Leberwurst (Dia gusar.)
62. So ein Pech! (Nasib buruk!)
63. Spinnst du? (Apakah Anda mengada-ada?)
64. Super! (Bagus!)
65. Tomaten auf den Augen haben (Tidak bisa melihat hal-hal yang jelas, atau apa yang orang lain bisa lihat (objek nyata bukan makna abstrak))
66. Überflüssig (Lebih dari yang dibutuhkan sampai titik redundansi)
67. Um den heißen Brei herumreden (Bertele-tele.)
68. unter vier Augen sprechen (Berbicara secara pribadi)
69. Viel Glück! (Semoga berhasil!)
70. Viel Spaß! (Selamat bersenang-senang.)
71. Vielleicht (Mungkin barangkali.)
72. vor seiner eigenen Tür kehren (Mengurus urusannya sendiri.)
73. Was wurde aus ihm? (Apa yang terjadi padanya?)
74. Wer A sagt, muss auch B sagen (Anda harus menyelesaikan apa yang sudah Anda mulai.)
75. Wie süss (Betapa manisnya *merujuk pada anak-anak, hewan peliharaan, dll.)
76. Wie, bitte? (Saya mohon maaf? / Apa yang Anda katakan?)
77. Wo der Pfeffer wächst (Di suatu tempat yang sangat jauh atau tidak terjangkau.)
78. Wo der Schuh drückt (Di mana masalahnya.)
79. zwei Fliegen mit einer Klappe schlagen (Membunuh dua burung dengan satu batu.)
80. Himmel und Hölle in Bewegung setzen (Memindahkan surga dan bumi)
81. Da steppt der Bär (Ini akan menjadi pesta yang bagus)
82. Tomaten auf den Augen haben (Tidak menyadari apa yang terjadi di sekitar Anda)
83. den Nagel auf den Kopf treffen (Memukul paku di kepala)
84. weggehen wie warme Semmeln (Pergi sangat cepat.)
85. seinen Senf dazugeben (Memberi hal receh.)
86. wie seine Westentasche kennen (Mengetahuinya seperti dia adalah aku. )
87. Man soll den Tag nicht vor dem Abend loben (Jangan menghitung anak ayam sebelum mereka menetas.)
88. ein Ohr abkauen (Berbicara di telinga seseorang.)
89. klar wie Kloßbrühe (Jelas.)
90. die Kirche im Dorf lassen (Tidak mungkin terbawa.)

Itulah tadi 90 ungkapan dalam bahasa Jerman dan artinya ke dalam bahasa Indonesia. Selain ungkapan-ungkapan di atas, masih ada banyak lagi ungkapan yang lainnya. Hal itu juga bertambah seiring berkembangnya kebudayaan verbal masyarakat Jerman.

(Visited 18 times, 1 visits today)

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *