Jenis Virus Komputer dan Cara Menanganinya

Posted on

Jenis Virus Komputer – Ada banyak ancaman komputer seperti trojan, adware, worm, dan malware. Namun, virus (jenis virus komputer, virus komputer) menjadi yang paling banyak ditemui. Lebih dari setengah dari ancaman yang mempengaruhi keamanan komputer adalah virus.

Diketahui jumlah virus komputer mencapai 52.151 pada tahun 2004. Jumlah tersebut sudah termasuk ke semua jenis (jenis virus komputer, virus komputer). Untungnya, jumlahnya menurun menjadi sekitar 14.000 pada tahun 2010. 

Hingga kini virus (jenis virus komputer, virus komputer) masih tersebar luas dan mempengaruhi kinerja PC. Virus juga bisa menjadi alat peretas untuk mendapatkan akses ilegal ke sistem kita dan mencuri informasi pribadi. 

Virus yang masuk ke komputer kita tidak hanya satu jenis, melainkan terdiri dari berbagai jenis. Hal ini perlu diperhatikan. Mengenali jenis virus (jenis virus komputer, virus komputer) dapat membuat kita mudah menanganinya. 

Nah, berikut ini adalah berbagai virus (jenis virus komputer, virus komputer) yang hingga kini sudah terdeteksi. 

1. Resident Virus

Virus resident hidup di memori RAM komputer kita. Oleh karena itu, hal tersebut dapat mengganggu operasi sistem normal yang dapat menyebabkan korupsi file dan program. Contoh virus resident yang paling populer adalah CMJ, Meve, MrKlunky, dan Randex. 

Salah satu cara menanganinya: Tekan “Ctrl + Alt + Del” dan klik “start task manager.” Buka tab ” processes ” dan temukan virus yang identik bernama resident virus. Hentikan file exe yang berjalan yang tidak diketahui. Klik “end process”.

2. Multipartite Virus

Jenis virus yang satu ini dapat dengan mudah menyebar di sistem komputer kita. Sifatnya sangat menular, melakukan tindakan tidak sah di sistem operasi kita, di folder, dan program lain di komputer. Virus jenis ini memiliki kemampuan untuk menginfeksi file yang dapat dieksekusi dan sektor boot. Gunakan antivirus atau PC Cleaner untuk menangani virus ini. 

3. Direct Action Virus

Virus Direct Action menyerang jenis file tertentu, biasanya file .exe dan .com. Tujuan utama virus ini adalah untuk mereplikasi dan menginfeksi file dalam folder. Pada kasus yang ringan, virus-virus ini biasanya tidak menghapus file atau mempengaruhi kinerja dan kecepatan PC. 

Meskipun virus Direct Action mudah menyebar, namun juga dapat dengan mudah dihapus oleh program antivirus. Gunakan saja antivirus asli untuk menghilangkan jenis virus ini. 

4. Browser Hijacker

Jenis virus ini menginfeksi browser web kita yang akan membawa kita ke berbagai situs web. Biasanya, jika kita memasukkan nama domain di bilah alamat internet, pembajak peramban akan membuka beberapa situs web palsu yang dapat membahayakan komputer kita. 

Untungnya, sebagian besar peramban tepercaya memiliki fitur bawaan untuk memblokirnya. Gunakan saja beberapa plugin pembersih virus ini supaya tidak dapat membuka web secara acak dan tiba-tiba. 

5. Overwrite Virus

Dapat diketahui dari namanya, virus ini bekerja dengan cara menimpa konten file asli dengan file palsu, sehingga kita akan kehilangan konten asli. Virus jenis (jenis virus komputer, virus komputer) ini akan menginfeksi folder, file, dan bahkan program terinstal. 

Baca Juga  Perbedaan Photoshop CS dan CC

Untuk menghapus virus ini, kita juga harus berkorban menyingkirkan file asli kita. Karena itu, penting untuk membuat cadangan data. Kita bisa menghapus dengan cara mem-format jika virus ini ada di flashdisk atau di partisi selain partisi C. 

6. Web Scripting Virus

Virus ini ada di tautan, iklan, penempatan gambar, video, dan tata letak situs web tertentu. Virus ini dapat membawa kode berbahaya. Ketika kita mengklik, virus akan secara otomatis diunduh atau akan mengarahkan kita ke situs web berbahaya. Virus ini tidak akan banyak menggangu selama hasil unduhannya tersebut tidak diklik. Langsung hapus saja file aneh yang terunduh tersebut. 

7. Boot Sector Virus

Virus sector boot akan memengaruhi floppy disk. Virus jenis (jenis virus komputer, virus komputer) ini muncul ketika floppy disk bekerja atau mem-boot komputer. Meskipun serangan virus ini sudah jarang ditemui hari ini, namun masih dinyatakan ada. 

Virus ini tetap dapat menyebabkan gangguan di beberapa jenis unit komputer, terutama komputer jenis lama. Beberapa contoh yang termasuk virus ini adalah Polyboot.B dan AntiEXE. Antivirus adalah solusi untuk menangani virus ini. 

8. Macro Virus

Virus makro menargetkan serangan pada aplikasi dan perangkat lunak yang mengandung makro. Virus-virus ini dapat melakukan serangkaian operasi yang mempengaruhi kinerja program atau perangkat luna tertentuk. Beberapa contoh virus makro adalah seperti O97M / Y2K, Bablas, Melissa.A, dan Relax. Kita dapat menggunakan antivirus, PC Cleaner, atau Optimizer untuk menanganinya. 

9. Directory Virus

Virus direktori bekerja dengan cara mengubah jalur file. Ketika kita menjalankan program dan perangkat lunak yang terinfeksi dengan virus direktori ini, maka program virus juga akan berjalan di latar belakang. Oleh sebab itu, kinerja komputer akan berat dan lelet. 

Sulit bagi kita untuk menemukan aplikasi atau perangkat lunak asli yang terinfeksi virus direktori. Namun, kita dapat mencoba menggunakan Command Prompt:

Ketik cmd di bilah pencarian, klik kanan “Command Prompt” dan pilih “Run as an administrator”. Ketik F: (partisi yang terinfeksi) dan tekan “Enter”. Ketik attrib -s -h -r / s / d *. * Dan tekan “Enter”. Ketik dir dan tekan “Enter”. 

Curigai kata-kata “autorun” dan ekstensi “.inf”. Jika menemukan file yang mencurigakan tersebut, ketik del autorun.inf untuk menghapus virus.

10. Polymorphic Virus

Virus Polymorphic menggunakan metode pengkodean atau enkripsi khusus setiap kali menginfeksi sistem. Dengan ini, perangkat lunak antivirus sulit menemukan menggunakan pencarian signature searches. Yang termasuk virus Polymorphic adalah seperti Satan Bug, Elkern, Tuareg, dan Marburg. Gunakan antivirus dan PC Cleaner untuk membersihkannya. 

11. File Infector Virus

Virus ini menginfeksi file atau program tertentu. Ketika kita menjalankan program-program tertentu, virus file infector akan ikut aktif dan dapat memperlambat program atau menghasilkan efek merusak lainnya. Gunakan antivirus dan pantau melalui task manager untuk menghentikan virus ini. 

Baca Juga  Daftar Aplikasi Foto Grid

12. Encrypted Virus

Jenis virus ini menggunakan kode berbahaya terenkripsi yang membuat perangkat lunak antivirus sulit mendekteksi. Mereka hanya dapat dideteksi ketika mendekripsi diri sendiri selama replikasi. Meskipun mereka tidak menghapus file atau folder, mereka dapat mempengaruhi kinerja PC. Gunakan PC Cleaner atau Optimizer untuk menangani virus ini selain menggunakan antivirus. 

13. Companion Virus

Companion adalah jenis virus yang sebenarnya tidak akan bekerja ketika suatu file atau folder tertentu dibuka. Untuk melakukan kerusakan, file atau folder yang diserang oleh virus companion harus bekerja atau sedang dijalankan. Beberapa contoh virus companion termasuk Terrax.1069, Stator, dan Asimov.1539. Gunakan antivirus untuk menghapus virus ini. 

14. Network Virus

Pada kasus secara umum, jenis virus ini menyebar melalui Local Network Area (LAN) dan melalui internet. Virus ini mereplikasi melalui sumber daya bersama, termasuk drive dan folder. Ketika virus jaringan memasuki komputer. Virus jaringan berbahaya termasuk Nimda dan SQLSlammer. Oleh karena itu, berhati-hati dalam menggunakan penyimpanan cloud atau penyimpanan bersama. 

15. Nonresident Virus

Virus Nonresident akan mereplikasi melalui modul. Ketika modul dieksekusi, virus (jenis virus komputer, virus komputer) ini akan memilih satu atau lebih file untuk diinfeksi. Gunakan antivirus asli untuk membersihkan virus jenis (jenis virus komputer, virus komputer) ini. 

16. Stealth Virus

Virus Stealth menipu perangkat lunak antivirus dengan tampak seolah-olah itu adalah file atau program nyata dan dengan mencegat permintaannya ke OS. Beberapa perangkat lunak antivirus tidak dapat mendeteksi. Gunakan antivirus untuk menangani jenis virus ini. 

17. Sparse Infector

Jenis virus ini menggunakan teknis infeksi yang cukup unik, yaitu hanya akan menginfeksi “sesekali”. Hal itu bertujuan untuk meminimalkan deteksi oleh antivirus atau lainnya. Misalnya, mereka mungkin hanya ingin menginfeksi satu program setiap sepuluh kali eksekusi serangan. Gunakan pendeteksian menggunakan cmd untuk menanganinya. 

18. Spacefiller Virus

Spacefiller melampirkan diri pada file dan dapat mengubah awal program atau mengubah kode terenkripsi. Mereka juga menerapkan teknik siluman sehingga pengguna tidak dapat menentukan peningkatan kode file. Spacefiller yang paling populer adalah virus Lehigh. Gunakan antivirus asli untuk membersihkannya.

19. FAT Virus

Pada dasarnya, jenis virus (jenis virus komputer, virus komputer) ini bekerja dengan cara merusak sistem alokasi file di mana informasi tentang file, termasuk lokasi. Gunakan antivirus atau format disk jika membandel. 

Itulah tadi beberapa jenis virus (jenis virus komputer, virus komputer) yang hingga kini terdeteksi. Untuk menghindarkan PC dari serangan virus, jaga keeksklusifan komputer selain menggunakan antivirus asli. 

(Visited 5 times, 1 visits today)

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *