Pengertian dan Cara Membuat Footnote

Posted on

Cara Membuat Footnote – Footnote atau catatan kaki adalah sebuah daftar keterangan khusus, yang lazimnya ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab jika pada karangan ilmiah.

Footnote biasa digunakan dengan tujuan memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan sumber kutipan, atau pun sebagai pedoman penyusunan daftar bacaan. Selain itu, ada juga fungsi berdasarkan beberapa bentuknya.

1. Reference footnote : menjelaskan referensi yang dipergunakan untuk sebuah pernyataan dalam teks.
2. Content footnote: menunjukkan sumber lain yang membicarakan hal yang sama dalam satu tulisan.

Tujuan footnote(cara membuat footnote, cara menulis footnote, cara buat footnote, footnote adalah) juga bisa bergeser, bergantung pada buku atau tulisan yang bersangkutan difungsikan.

Aturan dalam Menulis Footnote

Secara kebahasaan, penulisan footnote memiliki aturan tertentu. Umumnya, aturan (cara membuat footnote, cara menulis footnote, cara buat footnote, footnote adalah) yang dimaksud menyesuaikan media penulisan.

Karena umumnya masyarakat Indonesia menggunakan perangkat lunak Microsoft, maka aturan berikut(cara membuat footnote, cara menulis footnote, cara buat footnote, footnote adalah) akan sangat sesuai pada Ms Word.

1. Ditulis berjarak empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
2. Kalimat footnote atau catatan kaki diketik berspasi satu.
3. Kalimat atau kata footnote selalu diberi nomor sebagai simbol.
4. Nomor yang mengindentitaskan satu kata atau kalimay catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.

5. Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).

6. Jika catatan kaki lebih dari satu, maka jarak antara satu catatan kaki dengan catatan kaki yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.

7. Jarak baris terakhir dalam catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
8. Keterangan yang terlalu panjang dalam footnote tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Jika terjadi kasus semacam ini, lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
9. Jika terdapat keterangan yang sama dan berurutan (misalnya keterangan dalam footnote nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata “ibid” ketimbang mengulangnya.

Baca Juga  Cara Membuat Google Form, Google Drive, dan Membagikannya

10. Jika terdapat keterangan yang sama, tetapi tidak berurutan, berikan keterangan “op.cit., lih [x]”. Tanda [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.

11. Jika terdapat keterangan seperti “opcit”, tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan tanda “loc.cit”.
12. Apabila terdapat keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.

Bentuk-Bentuk Footnote

Penulisan footnote(cara membuat footnote, cara menulis footnote, cara buat footnote, footnote adalah) memiliki beberapa bentuk dan kasus, apalagi kini ditambah dunia siber yang turut mempengaruhi gaya linguistik dan aturannya. Berikut ini adalah beberapa teknik penulisan footnote.

1. Footnote berisi URL Panjang
Referensi langsung dalam sebuah tulisan ilmiah yang berupa alamat website (URL), hyperlinknya dihilangkan dan tanggal aksesnya dicantumkan. Apabila URL tersebut tidak cukup dalam satu baris, pemisahan dilakukan di belakang tanda baca (“/”, “_”, “+”, “=” dan lain sebagainya), angka, atau kata tertentu.

2. Footnote Berisi Penjelasan
Fotenote juga dapat bertindak sebagai pemberi penjelasan tambahan, sehingga nantinya akan berbentuk sebuah istilah, frase, kalimat, dan sejenisnya. Hal ini biasanya dilakukan karena apabila keterangan diberikan pada badan tulisan, berisiko mengganggu alur.

3. Footnote Keterangan dari Penjelasan atau Running Notes
Fotenote juga dapat berisi penjelasan tambahan dan lengkap dengan referensinya. Running notes atau referensi langsung ini lazimnya merupakan penyebutan sumber yang dirujuk (referensi) yang biasanya diletakkan di teks utama sebuah karya ilmiah.

Istilah dalam Footnote

Dalam penulisan footnote (cara membuat footnote, cara menulis footnote, cara buat footnote, footnote adalah), terdapat beberapa istilah yang populer digunakan. Istilah-istilah tersebut pada dasarnya digunakan untuk menghemat tempat ketika ada isi footnote yang berulang, yaitu sebagai berikut.

Baca Juga  Pengertian, Cara Menggunakan, dan Install Dropbox

1. Ibid
Ibid adalah kependekan dari “Ibidem” yang artinya “pada tempat yang sama”. Istilah ini digunakan apabila terdapat suatu kutipan yang diambil dari sumber yang sama, dan muncul secara berurutan atau tidak diselingi oleh footnote lain.

2. Op.Cit.
Op.Cit. atau kependekan dari Opera Citato memiliki arti “dalam karangan yang telah disebut”. Istilah ini dipakai untuk menunjuk suatu buku atau sumber (yang disebut sebelumnya) lengkap dengan halaman.

Dalam penulisan footnote ini, apabila terdapat dua nama penulis yang sama sama dan buku yang dikutip lebih dari satu, sebaiknya disebutkan sebagian dari judul buku atau sumber tersebut untuk menghindari kesalahan.

3. Loc. Cit.
Istilah Loc.Cit atau Loco Citato yang berarti “pada tempat yang telah disebut” dipakai untuk menunjuk suatu buku atau sumber yang disebut sebelumnya pada halaman yang sama. Istilah ini digunakan untuk tidak mengulang footnote.

Itulah tadi uraian mengenai footnote atau catatan kaki(cara membuat footnote, cara menulis footnote, cara buat footnote, footnote adalah) dalam bahasa Indonesia. Beberapa aturan berbeda mungkin saja terdapat dalam bahasa lain.

(Visited 8 times, 1 visits today)

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *