Belajar Android Studio Mudah

Posted on

Belajar Android Studio – Semakin hari membuat aplikasi semakin mudah. Kini kita bisa membuat aplikasi android menggunakan Integrated Development Enviroment berupa Android Studio. Menggunakan IDE (belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah) ini, perancangan aplikasi akan semakin praktis.

Apa Itu Android Studio

Android Studio adalah pengembangan terintegrasi atau Integrated Development Enviroment (IDE) resmi untuk sistem operasi Android Google. Android Studio dibangun di atas perangkat lunak IntelliJ IDEA JetBrains dan dirancang khusus untuk pengembangan Android.

Software ini tersedia untuk diunduh pada sistem operasi berbasis Windows, macOS, dan Linux. Dengan begitu, Integrated Development Enviroment ini bisa kompatible dan bisa dipelajari (belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah) oleh hampir semua pengguna perangkat.

Android Studio merupakan pengganti Eclipse Android Development Tools (ADT) sebagai IDE utama untuk pengembangan aplikasi Android. Sejak 7 Mei 2019, Kotlin menjadi bahasa pilihan Google untuk pengembangan aplikasi Android. Namun, bahasa pemrograman lain juga didukung oleh Android Studio, seperti Java dan C ++.

Unsur-Unsur yang Ada dalam Android Studio

Untuk mempelajari Android Studio (belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah), tentu kita perlu memahami unsur-unsurnya. Penting untuk mengenali unsur-unsur yang ada pada Android Studio. Hal tersebut tentu untuk memaksimalkan kegunaannya.

Untuk mempermudah pemahaman(belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah), kita bagi saja Android Studio ke dalam 4 bagian. Nah, penjelasan masing-masing bagian adalah sebagai berikut.

1. Bagian Menu:

Di bagian ini, kita akan mendapatkan berbagai opsi seperti membuat proyek baru, membuka proyek, menjalankan proyek kita pada perangkat yang diinginkan, membangun proyek, dan banyak opsi lainnya.

2. Area Pengkodean:

Ini adalah area di mana kita dapat menulis kode untuk file .kt atau .java atau .xml. Kita dapat membuka sejumlah file sekaligus di tab yang berbeda, tetapi pengeditan hanya dapat dilakukan dalam satu waktu tertentu.

3. Struktur Proyek

Ini adalah bagian dari mana kita dapat mengakses semua file yang ada dalam proyek. Ada berbagai tampilan struktur proyek di Android Studio. Kita dapat menggunakan tampilan yang dianggap lebih memudahkan.

4. Bagian Eksekusi

Bagian ini adalah bagian paling penting dari Android Studio. Di sini, kita dapat melihat proses atau aktivitas yang sedang dijalankan. Kita dapat mendeteksi kesalahan yang ada di aplikasi Android. Di sini, kita akan mendapatkan semua output dan tindakan build kita, hasil logcat, todos, dan juga kita dapat menggunakan terminal di Android Studio.

Baca Juga  Memahami Apa Itu Spam

Cara Menjalankan Android Studio

Secara default, Android Studio menyediakan sejumlah template yang dapat kita gunakan. Beragam template tersebut akan kita temukan saat membuat proyek Android Studio pertama kalinya. Untuk membuat proyek baru di Android Studio, klik Start a new Android Studio project.

Setelah itu, pilih template yang ditentukan untuk kita gunakan dalam proyek(belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah). Lakukan hal ini tanpa kode yang sama. Jika template yang diinginkan tidak ada, maka kita dapat memilih template Basic atau Empty Activity.

Setelah memilih template yang diinginkan, klik next. Selanjutnya masukkan beberapa informasi dasar seperti nama aplikasi, paket nama aplikasi, simpan lokasi, bahasa, dan level API minimum (ini adalah level API minimum yang didukung oleh aplikasi). Setelah itu, klik Finish.

Selamat! Proyek Android Studio pertama kita sudah siap. Kita dapat menjalankan proyek ini di perangkat tertentu. Caranya adalah dengan menghubungkan perangkat menggunakan USB dan kemudian menjalankan aplikasi.

Menjalankan Aplikasi

Di Android Studio, kita dapat menjalankan aplikasi kita dengan dua cara. Kita dapat menggunakan perangkat seluler untuk menjalankan aplikasi atau kita dapat membuat perangkat virtual yang disebut emulator dan menjalankan aplikasi di atasnya.

Perangkat virtual akan melakukan hal yang sama dengan perangkat normal, tetapi membutuhkan beberapa RAM dan penyimpanan. Untuk menjalankan aplikasi di perangkat kita, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Gunakan kabel USB untuk menghubungkan perangkat kita dengan PC.
2. Kemudian buka Settings perangkat kita.
3. Pilih System (Hanya di Android 8.0 atau lebih tinggi).
4. Gulir ke bawah dan pilih About phone.
5. Gulir ke bawah dan ketuk Build number 7 kali.
6. Kembali ke layar sebelumnya untuk menemukan Developer options di bagian bawah.
7. Buka opsi Developer, lalu gulir ke bawah untuk menemukan dan mengaktifkan debugging USB.
8. Setelah itu, klik Run di Android Studio untuk menjalankan aplikasi dengan memilih perangkat yang terhubung.

Berbagai Shortcut di Android Studio

Untuk mempermudah pengoperasian Android Studio (belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah), kita bisa menggunakan berbagai tombol shortcut. Nah, berikut ini adalah beberapa tombol pintasan yang penting untuk diketahui.

Baca Juga  Aplikasi TV Indonesia Gratis

Save all: Control+S atau Command+S
Synchronize: Control+Alt+Y atau Command+Option+Y
Maximize/minimize editor: Control+Shift+F12 atau Control+Command+F12
Add to favorites: Alt+Shift+F atau Option+Shift+F
Inspect current file with current profile: Alt+Shift+I atau Option+Shift+I
Quick switch scheme: Control+` (backquote) atau Control+` (backquote)
Open settings dialogue: Control+Alt+S atau Command+, (comma)
Open project structure dialog: Control+Alt+Shift+S atau Command+; (semicolon)
Switch between tabs and tool window: Control+Tab atau Control+Tab
Search everything (including code and menus): Press Shift twice atau Press Shift twice
Find: Control+F atau Command+F
Find next: F3 atau Command+G
Find previous: Shift+F3 atau Command+Shift+G
Replace: Control+R atau Command+R
Find action: Control+Shift+A atau Command+Shift+A
Search by symbol name: Control+Alt+Shift+N atau Command+Option+O
Find class: Control+N atau Command+O
Find file (instead of class) : Control+Shift+N atau Command+Shift+O
Find in path: Control+Shift+F atau Command+Shift+F
Open file structure pop-up: Control+F12 atau Command+F12
Jump to source: F4 or Control+Enter atau F4 or Command+Down Arrow
Open current editor tab in new window: Shift+F4 atau Shift+F4
Recently opened files pop-up: Control+E atau Command+E
Recently edited files pop-up: Control+Shift+E atau Command+Shift+E
Go to last edit location: Control+Shift+Backspace atau Command+Shift+Backspace
Close active editor tab: Control+F4 atau Command+W
Return to editor window from a tool window: Esc atau Esc
Hide active or last active tool window: Shift+Esc atau Shift+Esc
Go to line: Control+G atau Command+L
Open type hierarchy: Control+H atau Control+H
Open method hierarchy: Control+Shift+H atau Command+Shift+H
Open call hierarchy: Control+Alt+H atau Control+Option+H
Zoom in/out: Control+plus or Control+minus atau Command+plus or Control+minus
Fit to screen: Control+0 atau Command+0

Selain beberapa shortcut di atas, masih ada banyak shortcut yang berguna. Mengetahui shortcut memang sangat penting, tetapi mengetahui perintah konvensional juga sangat penting dalam mempelajari Android Studio (belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah).

Itulah tadi uraian mengenai pengertian dan cara menjalankan Android Studio (belajar android studio, tutorial android studio, android studio adalah) dengan mudah. Pastikan kamu telah menyiapkan requipment yang cocok untuk menjajal Android Studio ini.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Halo. Selamat datang di pascal-edu.com. Terimakasih telah membaca tulisanku ya, semoga bermanfaat ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *